Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Respons Kasus Korupsi Dana Hibah KONI, Pemkot Solo Perketat Pengawasan Bantuan lewat Sistem Transfer Rekening

Silvester Kurniawan • Jumat, 8 Mei 2026 | 18:41 WIB
Ilustrasi AI Generated/Gemini
Ilustrasi AI Generated/Gemini

RADARSOLO.COM — Kasus dugaan korupsi dana hibah yang menjerat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Solo menjadi perhatian serius jajaran pemerintah daerah. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kota Solo kini mewajibkan penggunaan metode nontunai (cashless) dalam setiap transaksi pemanfaatan dana hibah.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menginstruksikan kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menerapkan skema transfer ke rekening tercatat dalam penyaluran dana hibah. Langkah preventif ini diambil guna meminimalisasi celah penyelewengan maupun praktik korupsi.

Baca Juga: Korupsi Dana Hibah KONI Solo Seret Dua Tersangka: Modus Potong Pajak Atlet, Kerugian Negara Tembus Rp 1 Miliar

"Dengan sistem transfer ke rekening tercatat, alokasi dana hibah dapat terpantau dengan baik karena diawasi oleh otoritas perbankan dan lembaga terkait," ujar Respati, Jumat (8/5).

Respati menekankan bahwa penerapan sistem cashless merupakan bentuk respons nyata atas kasus hukum yang terjadi di tubuh KONI Solo. Di bawah kepemimpinannya, ia menegaskan tidak ada lagi ruang bagi pengelolaan anggaran yang tidak tercatat secara digital.

"Seluruh hibah di semua OPD saya minta cashless. Dengan begitu, penerima mengetahui buktinya dan kelak akan memudahkan proses audit karena semuanya termonitor. Ini menjadi langkah pengawasan ekstra dari kami," tegas Wali Kota.

Baca Juga: Lilik Kusnandar Buka Suara Usai Jadi Tersangka KONI Solo: Bantah Pakai Uang untuk Pribadi, Akui Pajak Tak Setor Penuh

Respati juga mengingatkan jajarannya bahwa transparansi di era digital saat ini tidak bisa ditawar lagi. Peristiwa hukum di masa lalu harus menjadi pelajaran bagi seluruh pejabat publik untuk menjalankan tugas dengan integritas tinggi.

"Ini menjadi pengingat bagi kita semua yang sedang bertugas untuk bekerja secara amanah dan terbuka. Sekarang zaman sudah transparan, jangan bermain-main. Mari kita jaga integritas dan kepercayaan rakyat," pungkasnya. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#cashless #koni #rekening #dana hibah #korupsi