RADARSOLO.COM - Kota Solo kembali terpilih menjadi panggung olahraga nasional bergengsi.
Soekarno Run SOC 2026 resmi diluncurkan pada Jumat (8/5/2026) malam sebagai bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno.
Launching Soekarno Run SOC 2026 10k ini dimulai dengan Fun Run yang diikuti sejumlah komunitas runners di SoloRaya.
Tak hanya itu saja, momen ini juga sekaligus melaunching Omah Sinten sebagai front office pusat informasi dan pendaftaran.
Baca Juga: Soekarno Run Solo 2025 Meriah! Ribuan Warga Serukan Semangat Bung Karno
Serta pengenalan Nanda Mei sebagai Brand Ambassador Soekarno Run SOC 2026.
Event lari yang mengusung nilai nasionalisme ini dijadwalkan akan menghentak aspal Kota Bengawan pada 28 Juni 2026 mendatang.
Berbeda dengan event lainnya, Soekarno Run SOC 2026 memilih lokasi start dan finish yang sangat ikonik, yakni di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta.
Tiga Kategori Lomba: Dari Profesional Hingga Bocah
Sekretaris Soekarno Run SOC 2026, Moniq Dian Ayu, memaparkan bahwa ajang ini dirancang untuk semua kalangan. Ada tiga kategori yang bisa diikuti oleh para runners:
- 10K: Kategori paling kompetitif dengan klasifikasi Open dan Master (Laki-laki & Perempuan).
- 5K: Kategori menengah untuk hobi dan komunitas.
- Kids Dash 1,1K: Kategori khusus anak-anak untuk memupuk semangat olahraga sejak dini.
"Setelah sukses di Jakarta dengan 10.000 peserta, kini giliran Solo. Target kami 8.000 pelari akan bergabung di sini. Solo menjadi kota kedua, dan tunggu saja peluncuran di kota-kota besar lainnya," ujar Moniq.
Misi Inklusivitas: Gandeng 'Ratu Emas' Nanda Mei Sholihah
Salah satu terobosan paling keren dari event ini adalah ditunjuknya Nanda Mei Sholihah, atlet para-atletik peraih empat medali emas ASEAN Para Games 2022, sebagai Brand Ambassador.
Ketua Panitia, Erni Setyawati, menegaskan bahwa Soekarno Run ingin mengedepankan prinsip kesetaraan.
"Siapa pun dan apa pun kondisinya, semua bisa ikut. Kami ingin Soekarno Run menjadi destinasi sport tourism tahunan yang inklusif," tegas Erni.
Nanda Mei sendiri mengaku sangat antusias dan berencana ikut turun di kategori 5K.
"Ini sejalan dengan semangat inklusivitas dan kesetaraan yang saya perjuangkan selama ini. Semua orang punya kesempatan yang sama," ungkap Nanda.
Lebih Dari Sekadar Lari
Penyelenggara berharap event ini tidak hanya menyehatkan raga, tapi juga membangkitkan kembali semangat nasionalisme sang Proklamator di hati masyarakat.
Dengan latar belakang bangunan bersejarah Keraton Solo, setiap langkah pelari akan menjadi momen mengenang sejarah bangsa sekaligus pendorong ekonomi kreatif lokal.
Pendaftaran bakal segera dibuka, jadi buat kamu para runners, siap-siap "war" slot pendaftaran!(*)
Editor : Nur Pramudito