Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tembus 6.000 Kunjungan Per Hari, Pasar Gede Solo Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Lintas Generasi

Silvester Kurniawan • Jumat, 15 Mei 2026 | 17:04 WIB
Pasar Gede Solo menjadi salah satu jujugan wisatawan dari luar kota. (M Ihsan/Radar Solo)
Pasar Gede Solo menjadi salah satu jujugan wisatawan dari luar kota. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Hiruk-pikuk wisatawan menjadi pemandangan utama di Pasar Gede Solo selama periode libur panjang kali ini. Para pelancong, baik dari dalam kota maupun luar daerah, memadati pasar ikonik ini untuk berburu aneka sajian kuliner khas yang legendaris.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, kepadatan mulai terlihat sejak pagi dan mencapai puncaknya pada siang hari. Wisatawan tampak antre demi mencicipi kudapan legit seperti Es Dawet khas Solo, ketan, serta puli dengan taburan bubuk kacang dan siraman juruh (gula jawa cair).

Baca Juga: Kebun Binatang Pindah ke Rumah, Sipon Merajuk Gugat Cerai Temon

“Mumpung libur, kami sekeluarga sengaja jalan-jalan pagi ke Solo. Agenda utamanya memang mampir ke Pasar Gede untuk kulineran,” ujar Fransisca Santoso (46), warga Kabupaten Klaten yang datang bersama keluarganya, Jumat (15/5).

Tak hanya rombongan keluarga, momen long weekend ini juga dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat untuk berkegiatan sosial. Salah satunya adalah rombongan Dasa Wisma (Dawis) dari Makamhaji, Sukoharjo, yang sengaja berkunjung untuk bernostalgia.

Baca Juga: Krisis 400 Guru Mengancam Solo, Disdik Nekat Pertahankan Tenaga Non-ASN Demi Hak Belajar Siswa

“Sudah lama kami tidak ke sini. Jadi, hari libur ini kami manfaatkan untuk mencari jajanan tempo dulu sambil kumpul-kumpul,” kelakar Wati (59), salah satu anggota rombongan.

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah kunjungan ke Pasar Gede saat momen liburan bisa menembus lebih dari 6.000 orang dalam sehari. Angka ini meningkat berkali-kali lipat dibandingkan hari normal. Fenomena ini membuktikan posisi Pasar Gede yang tidak lagi sekadar pasar tradisional penyedia kebutuhan rumah tangga, melainkan telah bertransformasi menjadi pasar wisata berbasis literasi sejarah dan budaya.

Baca Juga: Kertara, Sabun Cuci Tangan Antibakteri dari Bahan Alami Karya Siswa SMPN 13 Solo, Bisa Dibeli Di Koperasi

Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Arif Handoko menyebutkan bahwa Pasar Gede memiliki daya tarik yang mampu menyasar seluruh segmen usia.

“Pasar Gede memang menjadi jujugan utama wisatawan di Solo. Menariknya, kawasan ini cocok untuk semua generasi. Kalangan dewasa biasanya mencari kuliner tradisional, sementara anak muda lebih tertarik pada sudut-sudut estetis dan kekinian di sekitar pasar. Jadi, ini destinasi yang sangat inklusif,” pungkas Arif. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#wisatawan #fenomena #kuliner #pasar gede solo