Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Teror Pembacokan Diduga Klitih di Kota Solo Bikin Was Was Warga, Ternyata Ini Kronologinya

Antonius Christian • Rabu, 20 Mei 2026 | 18:43 WIB
Ilustrasi aksi pembacokan ke pengendara moto. (Ai)
Ilustrasi aksi pembacokan ke pengendara motor. (Ai)

RADARSOLO.COM - Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di Kota Solo. Seorang pemuda warga Serengan menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Serengan, Jumat (15/5) dini hari. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek di paha kanan hingga harus mendapatkan 13 jahitan.

Korban klitih berinisial R, 23. Dia menuturkan peristiwa itu terjadi sekira pukul 03.30. Saat kejadian, dia bersama rekannya, A, 25, warga Palur, Karanganyar, tengah perjalanan pulang usai nongkrong di kawasan Mangkubumen. “Malam itu habis nongkrong lalu cari makan bertiga. Saya boncengan sama teman saya, satu lagi naik motor sendiri,” ujar R, kemarin (20/5).

Usai makan, mereka melanjutkan perjalanan menuju Serengan. Saat melintas di Jalan Yosodipuro, tepatnya di sekitar simpang SMA Muhammadiyah 2 Solo, korban mengaku sempat berpapasan dengan dua pria berboncengan sepeda motor Honda Scoopy warna putih yang berkendara secara ugal-ugalan.

“Mereka mau belok kanan tapi ambil jalur dari kiri, jadi sempat papasan karena cara berkendaranya sembarangan. Teman saya yang naik motor sendiri belok kiri, sedangkan saya lanjut lurus,” jelasnya.

Baca Juga: Suporter Persis Solo Kirim Pesan: Bertarunglah Sampai Titik Darah Penghabisan

Tak lama setelah itu, dua pria tersebut tiba-tiba berbalik arah dan diduga mengikuti korban. Namun korban tidak langsung menyadari dirinya dibuntuti hingga memasuki kawasan koridor Gatsu.

“Teman saya yang bawa motor sempat lihat lewat spion, tapi kurang jelas karena kena sorot lampu. Sampai akhirnya kejadian pembacokan itu,” katanya.

Baca Juga: Dinamika Industri di Era Gencatan Ekonomi, AK Tekstil Solo Dorong Inovasi dan Kolaborasi

Sebelum melukai korban, salah satu pelaku disebut sempat memukulkan celurit ke helm korban sebanyak dua kali. Karena terkejut, korban spontan menoleh dan langsung terkena sabetan senjata tajam di bagian paha kanan.

“Setelah itu seperti mau membacok lagi. Celuritnya sempat saya tahan dan pegang. Saya mau melawan dengan menendang, ternyata pelaku satunya juga mengeluarkan celurit dan mengacungkannya ke saya,” ungkapnya.

Usai kejadian, korban bersama rekannya meminta pertolongan warga sekitar lokasi. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis akibat luka robek yang dideritanya.

Korban mengaku tidak mengenal para pelaku. Namun dirinya sempat memperhatikan ciri-ciri pelaku dan kini bersama pihak kepolisian berupaya mengumpulkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian. “Jumat sore langsung laporan ke Polsek Serengan. Polisi juga sempat menunjukkan identitas terduga pelaku, tapi ternyata berbeda orang,” ujarnya.

Hingga kini kasus tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian. Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
#klitih #gatsu