RADARSOLO.COM – Jelang Idul Adha 2026 kesehatan hewan kurban dipantau ketat. Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan (Dispangtan) Kota Solo, kemarin (20/5) melakukan pengecekan serentak di lima kecamatan di Solo untuk memastikan hewan kurban layak dan aman konsumsi.
Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Penangkaran dan Penjualan Hewan Kurban M9 di Mojosongo, Jebres. Di sana hewan kurban dicek kesehatan fisiknya mulai dari kuku, mulut, gigi, mata, kulit, dan sebagainya. Bahkan beberapa hewan diberi suntikan vitamin sebagai upaya pencegahan dari paparan penyakit jelang hari kurban yang jatuh pada pertengahan pekan depan.
Bekerja sama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia, tim terbagi jadi lima kelompok dan menyebar ke lima kecamatan.
“Kami juga lakukan pemeriksaan di lokasi penangkaran dan penjualan hewan kurban M9 Farm, Mojosongo, Jebres ini. Beberapa hewan kami beri vaksin kekebalan untuk mengantisipasi penularan dan memberikan kepastian bahwa hewan terkait sehat,” terang Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Peternakan Kota Solo Wahyu Kristina di sela kegiatan.
Baca Juga: Teror Pembacokan Diduga Klitih di Kota Solo Bikin Was Was Warga, Ternyata Ini Kronologinya
Pemeriksaan rutin seperti ini akan diintensifkan jelang Hari H penyembelihan hewan kurban. 80 petugas yang dibantu Persatuan Dokter Hewan Indonesia akan terus melakukan pengawasan di lapangan baik di titik masuk hewan ternak hingga jelang proses penyembelihan untuk memastikan hewan yang disembelih layak dan aman konsumsi. Proses pendataan pun akan terus dilakukan untuk mencatat keluar masuknya hewan kurban (sapi dan kambing) di Kota Solo.
“Kami pastikan hewan yang nantinya akan disembelih dan dikonsumsi itu layak dan halal. Jadi yang nanti akan dikurbankan itu benar-benar hewan yang sehat, makanya kami pastikan semua tempat masuk dan keluar hewan untuk diawasi dan diperiksa. Sejauh ini tidak ada kasus,” imbuhnya.
Baca Juga: Suporter Persis Solo Kirim Pesan: Bertarunglah Sampai Titik Darah Penghabisan
Pengelola Penangkaran dan Penjualan Hewan Kurban M9 Farm, Mojosongo, Jebres, Dwi Atmono mengatakan bahwa penjualan hewan kurban (sapi) saat ini sedikit ada penurunan dari tahun sebelumnya. Pihaknya bisa menyediakan hingga 90 ekor sapi, namun pada tahun ini hanya menyediakan 50 ekor sapi untuk momen Idul Adha.
“Penurunan sekira 30 persen, padahal harganya sudah sedikit turun dari tahun lalu dari Rp 21 juta-Rp 30 juta, semua tergantung jenisnya. Kalau kambing stoknya di peternak masih banyak, tetapi belum dibawa ke sini,” terangnya. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy