Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Misteri Kasus Raibnya Dana Pakan Ikan Balekambang Terungkap, Pelaku Rusak Gembok Pakai Modus Berulang

Antonius Christian • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:13 WIB
Pelaku pencurian kota amal di Taman Balekambang diringkus polisi. (Humas Polresta Solo)
Pelaku pencurian kota amal di Taman Balekambang diringkus polisi. (Humas Polresta Solo)

RADARSOLO.COM — Misteri hilangnya draf dana pengelolaan pakan satwa di kawasan destinasi wisata Taman Balekambang, Kota Solo, akhirnya terbongkar. Seorang pria berinisial W (28), warga Ngipang, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, resmi diamankan jajaran Polsek Banjarsari setelah diduga kuat berulang kali membobol kotak amal di area pakan ikan taman tersebut.

Tersangka W tidak berkutik setelah tertangkap tangan (tertangkap basah) oleh pihak pengelola bersama sejumlah saksi mata di lapangan saat tengah menguras uang dari dalam kotak besi tersebut.

Baca Juga: Diancam Dibunuh, Penyandang Disabilitas di Sidoharjo Wonogiri Jadi Sasaran Kekerasan Seksual Tetangganya

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, menjelaskan bahwa pengungkapan draf kasus ini bermula dari kecurigaan mendalam pihak pengelola yang merasa ada kejanggalan dalam beberapa waktu terakhir terkait neraca kotak amal. Uang tunai di dalam kotak dilaporkan sering kali luntur dan habis, sementara di sisi lain stok komoditas pakan ikan justru cepat berkurang secara tidak wajar.

“Korban selaku pengelola memang memiliki jadwal rutin melakukan pengecekan draf isi kotak setiap sore setelah operasional harian Taman Balekambang selesai. Namun, dalam beberapa hari terakhir, korban menaruh curiga karena uang di dalam kotak amal berulang kali dalam kondisi kosong melompong,” ujar Kompol Harno, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Nama Rifaldy Fajar dan Prihantini Disorot, Dugaan Manipulasi Riset di Konferensi Internasional Jadi Viral

Merasa ada draf tindakan pidana yang tidak beres, pihak pengelola bersama tim keamanan taman kemudian melakukan pengawasan serta pengintaian secara lebih intensif di sekitar lokasi kolam ikan.

Kecurigaan tim pengelola akhirnya terjawab lunas pada Minggu (24/5) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban bersama dua orang saksi memergoki langsung pergerakan tersangka W yang sedang menggerilya dan berusaha menarik uang tunai dari dalam kotak amal pakan ikan.

Dalam draf penangkapan di lokasi tersebut, pelaku diketahui baru saja berhasil menggondol uang tunai pecahan kecil dengan total sebesar Rp40.400. Warga dan pengunjung taman yang mengetahui insiden tersebut langsung mengamankan pelaku ke pos penjagaan guna menghindari aksi main hakim sendiri, sebelum akhirnya diserahkan ke unit reskrim Polsek Banjarsari.

Baca Juga: Hadapi Kemarau Panjang, PJT I Sesuaikan Alokasi Distribusi Air Waduk Gajah Mungkur Wonogiri

“Begitu draf laporan masuk melalui interkom, anggota piket fungsi langsung meluncur mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku berikut draf barang bukti fisik,” kata Harno.

Berdasarkan draf hasil pemeriksaan awal dan interogasi intensif oleh tim penyidik, polisi mendapati fakta bahwa aksi kriminal yang dilakukan W bukanlah pengalaman pertamanya. Pemuda pengangguran ini mengaku sudah lima kali sukses mencuri uang kotak amal di titik lokasi yang sama dengan penentuan waktu yang berbeda-beda.

Dalam melancarkan draf aksinya, W bergerak dengan membawa alat tersembunyi untuk merusak paksa gembok pengunci serta mencongkel bagian celah atas kotak amal agar tangan atau alatnya bisa menjangkau draf uang di dalamnya. Dari total lima kali rangkaian aksi pencurian tersebut, pelaku diperkirakan telah berhasil menggasak akumulasi uang operasional satwa total sekitar Rp490.400.

Kasus pencurian ini sempat memicu kebingungan dan draf kecemasan internal pengelola Taman Balekambang Solo. Sebab, seluruh dana sukarela yang dihimpun dari wisatawan melalui kotak amal tersebut murni dialokasikan untuk menutup biaya logistik pakan ikan hias, yang selama ini menjadi salah satu magnet daya tarik utama bagi pengunjung anak-anak di taman tersebut.

Otoritas kepolisian sektor Banjarsari hingga kini masih mendalami draf pengembangan perkara guna menyelidiki kemungkinan adanya lokasi rumah ibadah atau fasilitas publik lain di Kota Solo yang juga pernah menjadi sasaran pencurian oleh tersangka W.

“Saat ini pelaku sudah resmi dijebloskan ke sel tahanan Polsek Banjarsari dan masih harus menjalani serangkaian draf pemeriksaan berkas perkara untuk melengkapi proses hukum pidana lebih lanjut,” pungkas Kompol Harno. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
#gembok #kotak amal #taman balekambang #satwa #pengawasan