RADARSOLO.COM-Hotel Sahid Jaya Solo kembali menyelenggarakan agenda Sahid Sunday Market untuk kedua kalinya.
Menyusul kesuksesan agenda serupa pada April lalu.
Kegiatan ini difungsikan sebagai ruang promosi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal sekaligus media edukasi perhotelan bagi anak-anak.
Baca Juga: Wanita Bergerak 2026, Hotel Sahid Jaya Solo Gandeng NONA Runners Rayakan Semangat Kartini
Public Relations Hotel Sahid Jaya Solo Septiarona Sylviarineta menjelaskan, program ini merupakan wujud kemitraan antara pihak manajemen hotel dengan para pelaku usaha domestik.
Dalam pelaksanaan kali ini, sebanyak 7 pelaku UMKM di Kota Solo turut berpartisipasi memamerkan produk-produk unggulan mereka.
“Ini Sahid Sunday Market yang kedua. Sebelumnya kami sudah menyelenggarakan di bulan April. Kami berkolaborasi dengan UMKM di Solo dan memfasilitasi mereka untuk mempromosikan produk-produknya,” kata Septiarona Sylviarineta yang akrab disapa Rona, Sabtu (6/6/2026).
Selain memfasilitasi stan dagang UMKM, panitia penyelenggara menyediakan rangkaian perlombaan edukatif yang menyasar segmen anak-anak.
Seperti kompetisi mewarnai dan kelas koki cilik (junior chef). Target peserta kompetisi ini melibatkan kelompok siswa mulai dari jenjang TK A, TK B, hingga murid sekolah dasar (SD) kelas 3.
Para peserta anak-anak tersebut juga difasilitasi program hotel tour untuk memberikan wawasan dasar mengenai ruang lingkup operasional perhotelan.
Baca Juga: Hotel Sahid Jaya Solo Wadahi UMKM lewat Sunday Market di Hotel
Anak-anak diajak meninjau berbagai fasilitas internal milik Hotel Sahid Jaya Solo, yang meliputi area kamar, kolam renang, serta restoran.
“Kami ingin memberikan pengalaman baru kepada anak-anak. Mereka akan diajak berkeliling ke kamar dan melihat fasilitas hotel seperti pool dan resto,” urai Rona.
Pada sesi Junior Chef, anak-anak mendapatkan draf pelatihan praktik menyusun burger dengan bimbingan langsung dari juru masak (chef) Hotel Sahid Jaya Solo.
Rangkaian acara pada waktu malam kemudian dilanjutkan dengan pementasan seni budaya tradisional yang berkolaborasi dengan Sanggar Wayang Gogon.
“Kami juga ingin mengangkat kebudayaan supaya lebih dikenal oleh anak-anak,” tambah Rona mengenai misi pengenalan seni tari tradisional kepada generasi muda.
Baca Juga: Senada di Solo: Komunitas Senandung Rindu Bangkit Lagi, Lansia Berdansa di Hotel Sahid Jaya
Agenda kegiatan berlanjut pada keesokan harinya dengan pelaksanaan senam zumba bersama yang terbuka untuk masyarakat umum, sementara draf operasional stan-stan UMKM tetap berjalan melayani para pengunjung hotel.
Melalui konsistensi penyelenggaraan Sahid Sunday Market ini, pihak manajemen Hotel Sahid Jaya Solo menargetkan perluasan citra (branding) perusahaan agar lebih inklusif dan dapat diakses oleh berbagai lapisan komunitas.
“Tujuannya kami ingin membranding bahwa hotel tidak hanya untuk kegiatan corporate atau government. Hotel juga bisa digunakan komunitas maupun UMKM untuk melakukan berbagai kegiatan,” pungkas Rona. (alf)
Editor : Tri Wahyu Cahyono