Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Operasi Patuh 2026 Ditunda, Polisi Tetap Gencar Razia Knalpot Brong

Antonius Christian • Senin, 8 Juni 2026 | 18:06 WIB
Sepeda motor dengan knalpot brong diamankan Polresta Solo.
Sepeda motor dengan knalpot brong diamankan Polresta Solo.

RADARSOLO.COM – Pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung serentak mulai Senin (8/6) dipastikan ditunda. Penundaan dilakukan karena Polri tengah memfokuskan perhatian pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 yang puncaknya digelar pada 1 Juli mendatang.

Kepastian itu disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat berada di Solo, Senin (8/6).

“Ya, kita tunda. Polri saat ini konsentrasi pada kegiatan Hari Bhayangkara,” ujarnya.

Baca Juga: Siapa Edison? Profil Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK Terbaru

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Polresta Solo memastikan akan mengikuti arahan Mabes Polri. Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani mengatakan Operasi Patuh merupakan operasi terpusat sehingga pelaksanaannya menyesuaikan keputusan Korlantas Polri.

“Pada dasarnya setiap kebijakan terkait Operasi Patuh menjadi kewenangan pusat. Apa yang disampaikan Pak Kakorlantas juga menjadi pedoman bagi kami di daerah,” katanya.

Menurut Lingga, penundaan dilakukan dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Hari Bhayangkara. Saat ini seluruh jajaran kepolisian, termasuk Polresta Solo, tengah disibukkan dengan berbagai persiapan menyambut peringatan tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Respati Tak Main-Main, Pembuat Resah Berkedok Pocong di Solo Bakal Disikat

“Intinya karena pertimbangan situasi kamtibmas menjelang Hari Bhayangkara. Kami juga fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80,” jelasnya.

Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai jadwal pengganti Operasi Patuh 2026. Polresta Surakarta masih menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri.

“Belum ada informasi terkait jadwal pelaksanaannya. Saat ini statusnya masih ditunda sampai waktu yang belum ditentukan,” imbuhnya.

Meski Operasi Patuh ditunda, Polresta Solo memastikan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang meresahkan masyarakat tetap berjalan. Penertiban knalpot brong dan balap liar terus dilakukan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

“Operasi knalpot brong yang selama ini dilaksanakan pada akhir pekan tetap berjalan. Kami menindaklanjuti banyaknya keluhan masyarakat terkait knalpot tidak standar dan balap liar,” ujar Lingga.

Penertiban difokuskan pada kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis serta pelaku balap liar yang kerap memanfaatkan ruas jalan tertentu pada malam hingga dini hari. Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan Underpass Joglo, Jalan Slamet Riyadi, hingga Gladak.

Menurut Lingga, intensitas penindakan yang dilakukan dalam beberapa pekan terakhir mulai menunjukkan hasil. Aduan masyarakat terkait knalpot brong maupun balap liar mengalami penurunan.

“Alhamdulillah, laporan masyarakat melalui layanan 110 maupun hotline Kapolres mulai berkurang,” katanya.

Meski demikian, pihaknya memastikan penertiban akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Solo.

“Ini akan terus kami lakukan sampai kondisi kamseltibcarlantas benar-benar terkendali dan kondusif,” pungkasnya. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
#Operasi Patuh 2026 #knalpot brong #hari bhayangkara #kamtibmas