Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bukan Perampokan, Ini yang Terjadi di Toko Emas Kawasan Nusukan Solo Versi Polisi

Antonius Christian • Rabu, 10 Juni 2026 | 19:14 WIB
Polisi bersiaga di seberang toko emas di Jalan Pierre Tendean, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (10/6) sore. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)
Polisi bersiaga di seberang toko emas di Jalan Pierre Tendean, Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (10/6) sore. (TANGKAPAN LAYAR MEDSOS)

RADARSOLO.COM - Tersiar kabar di media sosial telah terjadi perampokan di toko emas Jalan Pierre Tendean, Kelurahan Nusukan, Banjarsari, Solo, Rabu (10/6/2026) sore.

Tampak dalam foto yang tersebar di medsos, sejumlah anggota kepolisian berjaga seberang jalan toko emas setempat.

Namun polisi memastikan kejadian itu bukan perampokan.

Baca Juga: Benarkah Bakal Ada Bansos Rp5,4 Juta Full Tunai? Begini Penjelasan Lengkap Luhut Binsar Pandjaitan

Kasi Humas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan awal Satreskrim, pelaku menjalankan modus berpura-pura sebagai pembeli sebelum akhirnya membawa kabur perhiasan.

“Yang dinarasikan perampokan itu bukan perampokan. Ini informasi awal ya. Dari hasil penyelidikan awal yang sudah saya konfirmasi dengan rekan-rekan Satreskrim, kejadian tersebut bukan perampokan,” ujar Lingga.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) terlihat seorang laki-laki masuk ke toko dan berpura-pura hendak membeli emas.

Pria itu kemudian terlibat percakapan dengan penjaga toko sambil menunggu situasi lengah.

“Di CCTV terlihat satu orang berpura-pura membeli. Setelah terjadi perbincangan dan mungkin menunggu penjaga lengah, yang bersangkutan langsung lari dan kabur,” jelas Lingga.

Ia menegaskan peristiwa tersebut berbeda dengan tindak perampokan yang identik dengan penggunaan kekerasan atau ancaman.

Baca Juga: Tidak Sembarangan! Begini Filosofi Kehadiran Kerbau Bule dan Putaran Arah Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta pada Malam 1 Suro

Polisi juga menilai kasus ini tidak dapat dikategorikan sebagai pencurian biasa dengan modus mengambil barang secara diam-diam tanpa diketahui pemilik.

“Bukan perampokan. Kalau perampokan kan berarti memang digampok. Ini pelaku pura-pura membeli, terjadi percakapan, lalu saat ada kesempatan dia langsung lari. Kalau ngutil juga bukan, karena saat itu dia sedang berinteraksi dengan penjaga toko,” urai Lingga.

Saat pelaku melarikan diri, pegawai toko sempat berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Namun pelaku telanjur kabur.

Laporan kejadian tersebut diterima Polresta Solo pada Rabu sore dan langsung ditindaklanjuti Satreskrim.

Baca Juga: Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendung Karet Demak Berhasil Ditemukan, Begini Kondisinya

"Nanti akan kami update lagi perkembangan selanjutnya,” ujar Lingga.

“Yang terlihat di CCTV hanya satu orang laki-laki. Kemungkinan ada orang lain yang menunggu di luar masih kami dalami. Untuk itu kami menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang beredar di media sosial sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang. (atn)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#perampokan toko emas di solo #pencurian di toko emas di solo #nusukan banjarsari #curi perhiasan di toko emas