RADARSOLO.COM - Nilai kepedulian sosial terus ditanamkan kepada para Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) melalui implementasi kegiatan kemasyarakatan.
Hal tersebut diwujudkan lewat aksi bakti sosial yang digelar Taruna Akpol Tingkat I Angkatan 60 Batalyon Manggala Satya di Panti Jompo Aisyiyah, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
Kegiatan kemanusiaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari draf agenda Latihan Kerja (Latja) para taruna di lingkungan Polresta Solo.
Baca Juga: Sah! Justin Hubner dan Jennifer Coppen Menikah di Bali, Akad Nikah Berjalan Khidmat dengan Adat Jawa
Dalam aksi tersebut, para calon perwira menyerahkan bantuan logistik berupa beras, telur, minyak goreng, serta susu untuk memenuhi kebutuhan operasional harian para penghuni panti jompo.
Selain menyalurkan bantuan fisik, para taruna memanfaatkan momentum kunjungan untuk membangun interaksi dua arah dengan para lansia.
Mereka meluangkan waktu untuk berbincang secara langsung serta mendengarkan riwayat pengalaman kisah kehidupan yang dialami oleh para penghuni panti.
Komandan Kelompok Latja Cheva Achmad menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini merupakan representasi dari rasa kepedulian institusi dan taruna terhadap kelompok masyarakat lanjut usia yang memerlukan atensi serta pendampingan moral.
"Kami melaksanakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian kami sebagai Taruna Akpol kepada masyarakat, khususnya para lansia di panti ini," kata Cheva.
Aktivitas lapangan ini memberikan implikasi edukasi yang mendalam bagi internal taruna dalam memahami esensi menghormati generasi senior sekaligus memupuk rasa syukur atas kehidupan.
"Kegiatan ini mengajarkan kami untuk lebih bersyukur dengan menghormati orang yang lebih tua," ujarnya.
"Kami berharap kegiatan ini dapat bermanfaat bagi para lansia dan menginspirasi generasi muda agar lebih peduli terhadap masyarakat. Tugas anggota Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus hadir dan dekat dengan masyarakat," imbuh Cheva.
Taruna Akpol lainnya, Fasya Fernanda menambahkan, edukasi sosial di lingkungan panti jompo ini menjadi media efektif dalam mengasah kepekaan empati serta nilai kemanusiaan universal.
Esensi berbagi tidak melulu bertumpu pada aspek materi, melainkan pembuktian kehadiran kebersamaan bagi warga yang membutuhkan bantuan.
Baca Juga: Astra Honda Optimis Melesat Kencang di ARRC Motegi 2026, Siap Buru Podium
"Karena berbagi bukan tentang menunggu berkelebihan harta, melainkan tentang ketulusan hati untuk meringankan beban sesama," jelas Fasya Fernanda.
Fasya menyebutkan, prinsip penekanan kepedulian sosial tersebut berjalan selaras dengan filosofi kepemimpinan yang kerap diinstruksikan Gubernur Akademi Kepolisian Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, terkait kewajiban melayani warga dengan ketulusan hati.
Aksi sosial dari para taruna ini mendapat respons positif dari pihak pengelola panti jompo.
Pengurus Panti Jompo Aisyiyah Agus Setiawan menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dan kepedulian para Taruna Akpol yang dinilai mampu memberikan dorongan moral serta kebahagiaan tersendiri bagi para lansia.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Kehadiran para taruna membawa suasana baru dan memberikan semangat bagi para penghuni panti," pungkas Agus Setiawan. (atn)
Editor : Tri Wahyu Cahyono