RADARSOLO.COM – Masyarakat yang berencana melintas di pusat Kota Solo pada malam 1 Suro sebaiknya bersiap mencari jalur alternatif. Ribuan orang diperkirakan memadati kawasan Gladag hingga Jalan Slamet Riyadi untuk menyaksikan rangkaian Kirab Malam 1 Suro yang digelar Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Kepadatan diprediksi terjadi sejak malam hingga dini hari. Bahkan, sejumlah ruas jalan utama akan ditutup demi memastikan prosesi adat yang menjadi magnet wisata budaya tersebut berjalan khidmat dan aman.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo Andri Wahyudi mengatakan, waktu pelaksanaan kirab dari Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta yang berdekatan membuat pengaturan lalu lintas harus dilakukan secara maksimal.
Baca Juga: 20 Kartu Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H/2026 M Terbaru dan Estetik, Gratis untuk Dibagikan
Menurutnya, Jalan Slamet Riyadi dari kawasan Simpang Pasar Pon akan ditutup mulai pukul 00.00 WIB untuk mendukung kelancaran prosesi adat.
"Kalau dilihat dari waktu pelaksanaannya, Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran dimulai pukul 20.00 WIB dan Kirab Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta hanya terpaut beberapa jam saja. Jadi untuk memastikan semua berjalan khidmat, ruas Jalan Slamet Riyadi dari Simpang Pasar Pon juga akan kita tutup pada pukul 00.00 WIB," ujarnya.
Dishub memperkirakan titik keramaian terbesar akan terkonsentrasi di kawasan Gladag, khususnya sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Slamet Riyadi. Ribuan warga diperkirakan memadati area tersebut untuk menyaksikan prosesi kirab yang menjadi tradisi tahunan masyarakat Solo.
Kepadatan diprediksi mulai terlihat sekitar pukul 22.00 WIB dan terus meningkat menjelang pelaksanaan kirab pada dini hari.
"Paling padat akan terlihat di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Slamet Riyadi. Perkiraannya mulai sekitar pukul 22.00 WIB dan semakin padat saat bertambah malam atau menjelang pelaksanaan kirab," kata Andri.
Baca Juga: Membabar Keris Putut Sajen, Cikal Bakal Lahirnya Keris di Nusantara
Karena itu, masyarakat yang hanya melintas di kawasan pusat kota diimbau menghindari rute-rute yang menjadi jalur kirab. Pengguna jalan disarankan memilih jalur alternatif untuk menghindari antrean kendaraan yang berpotensi mengular di sejumlah titik.
Sementara bagi warga yang ingin menyaksikan kirab, pemerintah telah menyiapkan sejumlah kantong parkir untuk mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi kegiatan.
"Yang ingin menonton bisa memanfaatkan kantong parkir yang ada. Sementara yang hanya melintas kami harap bisa mencari rute alternatif atau memutar lebih jauh agar tidak terdampak kemacetan," imbuhnya.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemkot Solo menerjunkan sejumlah organisasi perangkat daerah dan memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan. Pengamanan dilakukan bersama Polresta Solo, Kodim 0735/Surakarta, Satpol PP, Dishub, hingga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Solo.
Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan seluruh jajaran pemerintah kota siap mendukung pelaksanaan dua agenda budaya besar tersebut agar berlangsung aman dan tertib.
"Kami dari Pemkot Solo sangat mendukung agar pelaksanaan Kirab Malam 1 Suro baik di Pura Mangkunegaran maupun Keraton Surakarta dapat berjalan lancar. Kami sudah berkoordinasi dengan Polresta Solo, Kodim 0735/Surakarta dan juga menerjunkan Satpol PP, Dishub, serta Disbudpar agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar," katanya.
Dengan besarnya antusiasme masyarakat setiap perayaan Malam 1 Suro, kawasan pusat Kota Solo diperkirakan berubah menjadi lautan manusia hingga dini hari. Pengguna jalan pun diimbau mengatur perjalanan lebih awal agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kirab. (ves)
Editor : Kabun Triyatno