RADARSOLO.COM – Antusiasme masyarakat yang diperkirakan membeludak pada Kirab Malam 1 Suro membuat aparat keamanan memasang kewaspadaan penuh. Sebanyak 854 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran dan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang akan berlangsung hingga dini hari, Selasa malam (16/6).
Ribuan warga diprediksi memadati pusat Kota Solo untuk menyaksikan dua prosesi budaya terbesar yang menjadi tradisi tahunan tersebut. Kepadatan massa tidak hanya diperkirakan terjadi di sepanjang rute kirab, tetapi juga di kawasan parkir, persimpangan jalan, hingga titik-titik favorit masyarakat untuk menyaksikan arak-arakan pusaka.
Baca Juga: 5 Ribu Peserta Siap Ikuti Kirab Pusaka 1 Suro, Kerbau Kyai Slamet Kembali Pimpin Arak-Arakan
Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas AKP Lingga Ramadhani mengatakan pola pengamanan telah disiapkan secara menyeluruh dengan melibatkan unsur Polri, TNI, Pemerintah Kota Surakarta, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga pengamanan swakarsa.
“Total ada 854 personel gabungan yang kami siagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 312 personel diterjunkan untuk mengamankan Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran yang dimulai pukul 19.00 WIB. Sementara 542 personel lainnya difokuskan pada pengamanan Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang berlangsung mulai menjelang tengah malam.
Baca Juga: 20 Link Twibbon Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H Paling Lengkap dan Gratis Begini Cara Buatnya
Selain mengatur arus lalu lintas dan mengamankan jalur kirab, aparat juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang kerap muncul di tengah kerumunan besar. Petugas berseragam maupun berpakaian sipil akan disebar di sejumlah titik untuk melakukan pemantauan secara langsung.
“Kami akan melakukan pengawasan di tengah keramaian. Jika ada gerak-gerik mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, petugas akan segera bertindak,” tegas Lingga.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap barang bawaan selama berada di lokasi kegiatan. Pengunjung diimbau tidak membawa barang berharga secara berlebihan maupun mengenakan aksesori yang mencolok guna menghindari risiko tindak kriminalitas.
Baca Juga: Membabar Keris Putut Sajen, Cikal Bakal Lahirnya Keris di Nusantara
Di sisi lain, kepadatan kendaraan diperkirakan sulit dihindari mengingat dua kirab besar berlangsung dalam rentang waktu yang berdekatan. Untuk itu, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Sistem buka-tutup jalan hingga pengalihan arus kendaraan disiapkan untuk mengurangi penumpukan kendaraan di sekitar jalur kirab.
“Pengaturan lalu lintas disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan. Kami terus berkoordinasi dengan pihak Keraton, Mangkunegaran, dan instansi terkait agar kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
Adapun Kirab Pusaka Pura Mangkunegaran akan melintasi Jalan Gatot Subroto, Simpang Ngarsopuro, Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kartini, Jalan Tengku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.
Sementara Kirab Pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat mengambil rute melalui Jalan Supit Urang, Alun-Alun Utara, Gladag, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Mayor Kusmanto, Jalan Kapten Mulyadi, Jalan Veteran, Jalan Yos Sudarso, Jalan Slamet Riyadi, hingga kembali masuk ke kompleks keraton melalui Jalan Paku Buwono.
Pengalaman pengamanan Malam 1 Suro pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi kepolisian untuk menyusun pola pengamanan yang lebih efektif. Dengan kekuatan ratusan personel yang disiagakan hingga dini hari, aparat berharap seluruh rangkaian kirab dapat berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Sebab, selain menjadi agenda budaya, Kirab Pusaka Malam 1 Suro juga telah menjadi magnet wisata yang setiap tahun menyedot ribuan warga dan wisatawan ke jantung Kota Solo. (ves)
Editor : Kabun Triyatno