Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Keraton Surakarta Catat Sejarah, Dua Raja Hadiri Wilujengan Malam 1 Suro

Silvester Kurniawan • Rabu, 17 Juni 2026 | 08:28 WIB
SISKS Paku Buwono XIV Purboyo dan SISKS Paku Buwono XIV Mangkubumi saat menghadiri prosesi Jepang kirab Malam 1 Suro. (Istimewa)
SISKS Paku Buwono XIV Purboyo dan SISKS Paku Buwono XIV Mangkubumi saat menghadiri prosesi Jepang kirab Malam 1 Suro. (Istimewa)
RRADAROLO.COM – Momen langka terjadi dalam rangkaian Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (16/6/2026) malam. Dua sosok yang sama-sama mengklaim sebagai penerus takhta Kasunanan Surakarta, yakni SISKS Paku Buwono XIV Mangkubumi dan SISKS Paku Buwono XIV Purboyo, hadir dalam prosesi wilujengan yang digelar di kompleks keraton.

Kehadiran keduanya menjadi perhatian ratusan sentana dan abdi dalem yang telah memadati kawasan Sasana Sewaka sejak malam hari. Meski berada dalam kubu yang berbeda, kedua tokoh tersebut sama-sama mengikuti rangkaian tradisi sakral menjelang pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro.

SISKS PB XIV Mangkubumi, yang merupakan putra sulung almarhum SISKS PB XIII Hangabehi dan mendapat dukungan dari Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, tiba lebih dahulu sekitar pukul 20.00 WIB. Mengenakan beskap berwarna cokelat, ia kemudian menempati sisi timur Sasana Sewaka untuk mengikuti prosesi wilujengan.

“Beliau hadir. Gusti Tedjowulan juga hadir,” ujar KPH Eddy Wirabhumi.

Baca Juga: Dramatis! Celebest FC Melaju Meski Dibantai Wamena United, Persebi Gagal Total di Liga 4

Sekitar satu jam kemudian, giliran SISKS PB XIV Purboyo tiba di lokasi. Putra mahkota yang mendapat dukungan dari sebagian keluarga keraton itu datang bersama rombongan sentana, abdi dalem, serta kerabat pendukungnya.

Purboyo tampil mengenakan beskap berwarna ungu bermotif bunga dan langsung mengikuti rangkaian kegiatan yang telah berlangsung. Kehadirannya menandai keterlibatan langsung kedua kubu dalam tradisi tahunan yang selama ini menjadi simbol spiritual dan budaya Keraton Kasunanan Surakarta.

“Sinuhun mios (berangkat) secara langsung,” kata juru bicara SISKS PB XIV Purboyo, KPA Singonagoro.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia Hari Ini: Kylian Mbappe Cetak Rekor Besama Prancis, Erling Haaland Bawa Norwegia Puncaki Klasemen Grup I

Meski dinamika suksesi Keraton Kasunanan Surakarta masih menjadi perbincangan, pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro tahun ini berlangsung relatif kondusif. Rangkaian kegiatan mulai dari wilujengan, pemberangkatan kirab, hingga kembalinya rombongan ke dalam kompleks keraton berjalan lancar tanpa gangguan berarti.

Penanggung Jawab Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga kelancaran acara.

“Sudah selesai semuanya, sudah baik. Kita doakan saja agar semua berjalan sesuai dengan rencana kita. Ke depan ya sama-sama saja, ini kan sudah dijalankan bertahun-tahun seperti ini,” ujarnya.

Pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro tahun ini sekaligus menjadi simbol bahwa tradisi adat Keraton Kasunanan Surakarta tetap dapat berjalan di tengah dinamika internal yang masih berlangsung. Kehadiran dua sosok raja dalam satu rangkaian upacara pun menjadi salah satu momen yang menyita perhatian masyarakat dan para pemerhati budaya Jawa. (Ves/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#purboyo #malam 1 suro #Hangabehi