Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Jambret Beraksi di Depan Hetero Space Solo, Guru TK Jadi Korban

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 20 Juni 2026 | 00:54 WIB
Pelaku penjambretan terjadi di depan sebuah resto di Kota Solo. (ISTIMEWA)
Pelaku penjambretan terjadi di depan sebuah resto di Kota Solo. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – Aksi penjambretan terjadi di kawasan depan Hetero Space Solo, Jumat (19/6/2026) malam sekira pukul 22.16 WIB. Korban diketahui bernama Maria, seorang guru taman kanak-kanak (TK) yang baru saja menyelesaikan kegiatan teater sebelum menjadi sasaran pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi saat kawasan Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Purwodiningratan, Kecamatan Jebres, dengan kondisi masih ramai oleh warga yang tengah menikmati makan malam dan beraktivitas di sekitar lokasi. Meski berada di area yang cukup ramai, pelaku tetap nekat menjalankan aksinya.

Baca Juga: Seluruh SPPG di Boyolali Stop Kirim MBG selama Libur Sekolah: Termasuk untuk Ibu Hamil, Balita, dan Ibu Menyusui

Kejadian berlangsung tepat di depan Hetero Space, dekat kedai Siomay Manahan. Saat itu korban bersama rekannya baru saja selesai makan malam dan hendak meninggalkan lokasi.

Korban penjambretan terjadi di kawasan depan Hetero Space Solo, Jumat (19/6/2026) malam terlihat masih syok. (Hernindya Jalu/Radar Solo)
Korban penjambretan terjadi di kawasan depan Hetero Space Solo, Jumat (19/6/2026) malam terlihat masih syok. (Hernindya Jalu/Radar Solo)

Salah seorang saksi mata, Migie yang juga merupakan rekan korban, mengatakan peristiwa itu berlangsung sangat cepat sehingga tidak sempat diantisipasi.

"Kurang lebih jam 22.16 malam tepat di depan Hetero Space, posisi depan pas di kedai Siomay Manahan," ujar Migie kepada Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Derby Jateng Tak Akan Terjadi Musim Ini? Bagaimana Bayangan Format Kompetisi Liga 2 dan Wacana Pembagian Grupnya?

Menurutnya, ramainya aktivitas di sekitar lokasi tidak membuat pelaku mengurungkan niat. Pelaku yang disebut beraksi seorang diri justru memanfaatkan situasi yang berlangsung dalam hitungan detik.

Aksi pelaku berlangsung begitu cepat hingga tidak sempat dicegah oleh warga maupun pengunjung yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Setelah berhasil menjalankan aksinya, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Warga yang berada di sekitar lokasi tidak dalam kondisi siap untuk melakukan pengejaran.

"Kondisi sekitar masih ramai, cuma sayangnya warga sekitar tidak dalam kondisi siap mengejar jambret," lanjutnya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian berupa barang yang dibawa kabur pelaku. Hingga kini identitas maupun arah pelarian pelaku masih belum diketahui secara pasti.

Pihak korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Namun proses penanganan masih menunggu kelengkapan sejumlah dokumen dan barang bukti yang diperlukan untuk mendukung penyelidikan. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#solo #jambret