Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Momentum Tahun Baru Hijriah, Dr. Abdul Kharis Almasyhari Ajak Kader Perkuat Komitmen Kebangsaan Melalui 4 Pilar MPR RI

Niko auglandy • Minggu, 21 Juni 2026 | 19:36 WIB
PEMAPARAN MATERI: anggota MPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari hadiri penyerapan aspirasi masyarakat yang digelar di Hotel Sahid Jaya Surakarta, Sabtu (20/6/2026). (istimewa)
PEMAPARAN MATERI: anggota MPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari hadiri penyerapan aspirasi masyarakat yang digelar di Hotel Sahid Jaya Surakarta, Sabtu (20/6/2026). (istimewa)

SOLO – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1448 H, anggota MPR RI, Dr. Abdul Kharis Almasyhari menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Hotel Sahid Jaya Surakarta, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh struktur DPC dan DPRA PKS se-Kota Solo, dengan mengangkat tema “Spirit Hijrah, Spirit Melayani: Menguatkan Komitmen Kebangsaan dan Pengabdian kepada Umat melalui 4 Pilar MPR RI.”

Dalam pemaparannya, Dr. Abdul Kharis menegaskan, semangat hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW mengandung nilai-nilai perubahan, pengorbanan, persatuan, dan pelayanan yang sangat relevan dengan upaya penguatan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan substansi 4 Pilar MPR RI, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kukuh kehidupan kebangsaan Indonesia.

“Hijrah mengajarkan kepada kita pentingnya perubahan menuju keadaan yang lebih baik. Dalam konteks kebangsaan, semangat tersebut harus diwujudkan melalui penguatan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila, penghormatan terhadap konstitusi, menjaga keutuhan NKRI, serta merawat persatuan dalam keberagaman,” ujar Abdul Kharis.

Dia menambahkan bahwa tantangan bangsa yang semakin kompleks membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kapasitas kepemimpinan dan integritas, tetapi juga wawasan kebangsaan yang kuat. Oleh karena itu, kader-kader bangsa perlu terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat dengan menjadikan 4 Pilar MPR RI sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Abdul Kharis mengajak seluruh peserta menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana introspeksi dan pembaruan komitmen. Menurutnya, pelayanan kepada umat dan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan cita-cita nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD NRI Tahun 1945.

Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan sesi dialog dan tanya jawab yang membahas berbagai isu aktual kebangsaan, ketahanan pangan, pembangunan daerah, serta peran organisasi kemasyarakatan dan partai politik dalam memperkuat persatuan nasional.

Pada hari yang sama, Dr. Abdul Kharis Almasyhari juga menyelenggarakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat yang berlangsung di Gedung PGRI Klaten. Kegiatan ini menghadirkan peserta dari kalangan siswa SMP dan SMA se-Kabupaten Klaten. Mengangkat tema “Pendidikan dan Penguatan Demokrasi Pancasila serta Etika Berbangsa di Kalangan Pelajar.”

“Forum penyerapan aspirasi ini menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan generasi muda untuk mendengarkan pandangan, harapan, serta berbagai masukan terkait dunia pendidikan, pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, dan tantangan yang dihadapi pelajar di era digital,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Kharis menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai demokrasi yang berlandaskan Pancasila sejak usia sekolah. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu memiliki kecerdasan akademik, tetapi juga karakter yang kuat, sikap toleran, kemampuan berpikir kritis, serta etika dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Pelajar hari ini adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Oleh karena itu, pendidikan karakter, penguatan nilai-nilai Pancasila, budaya demokrasi yang sehat, dan etika berbangsa harus menjadi perhatian bersama. Ini agar mereka terlahir sebagai generasi yang unggul, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masa depan Indonesia,” ungkapnya.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung secara dialogis. Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan literasi digital, pencegahan perundungan di lingkungan sekolah, hingga upaya membangun kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda.

Melalui rangkaian kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat tersebut, Dr. Abdul Kharis Almasyhari berharap nilai-nilai kebangsaan dapat semakin mengakar di berbagai lapisan masyarakat, baik di kalangan kader, tokoh masyarakat, maupun generasi muda sebagai penerus bangsa. (nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
#Rahun Baru Hijriah #abdul kharis