Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pemkot Solo Perkuat Pendampingan Perempuan, Fokus Perlindungan hingga Pemulihan Korban

Silvester Kurniawan • Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani hadir di Forum Perempuan Berdaya, Senin (22/6). (Humas Pemkot Solo)
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani hadir di Forum Perempuan Berdaya, Senin (22/6). (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendampingan sekaligus pemberdayaan perempuan di Kota Bengawan. Upaya ini mencakup perluasan akses ekonomi, peningkatan peran wirausaha, hingga pendampingan bagi perempuan yang berhadapan dengan persoalan hukum maupun kerentanan sosial.

Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengatakan bahwa perempuan di Solo memiliki peran strategis dalam struktur sosial dan ekonomi keluarga. Banyak di antaranya tidak hanya menjadi penggerak ekonomi rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga.

Baca Juga: Cium Aroma Korupsi MBG, Kejari Sragen Pelototi 117 Titik SPPG

“Program seperti ini perlu terus ditambahkan dan diperluas, melibatkan berbagai kelompok perempuan seperti PKK, Dharma Wanita, Kelompok Wanita Tani, hingga sektor UMKM,” ujar Astrid dalam Forum Perempuan Berdaya di rumah dinasnya, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, penguatan peran perempuan tidak bisa hanya berhenti pada aspek ekonomi, tetapi juga harus menyentuh aspek perlindungan sosial dan pendampingan ketika menghadapi persoalan serius, termasuk kasus kekerasan atau pelecehan.

Baca Juga: Banding Gugatan Ijazah Jokowi Kandas, PT Jateng Kuatkan Putusan PN Solo

Pemkot, kata Astrid, juga memberi perhatian pada pemulihan korban secara menyeluruh, baik dari sisi psikologis maupun keberlanjutan ekonomi.

“Untuk kasus yang kemarin masih dalam proses hukum, kami hormati jalurnya. Yang kami pastikan adalah pendampingan psikologis bagi korban, serta kesiapan mereka untuk kembali bekerja,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga menyiapkan opsi pemberdayaan ekonomi bagi korban yang membutuhkan, termasuk akses terhadap peluang kerja baru tanpa unsur paksaan.

Baca Juga: Konvoi Pesilat Ganggu Ketenangan Pasien RS PKU Aisyiyah Boyolali, Warga yang Merekam Video Diancam

“Kami tidak memaksa, tetapi menyediakan pilihan, termasuk kemungkinan akses lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Melalui program tersebut, Pemkot Solo berharap perempuan di Kota Solo tidak hanya terlindungi, tetapi juga memiliki ruang yang lebih luas untuk berdaya dan mandiri dalam berbagai aspek kehidupan. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
#perempuan #wakil wali kota solo astrid widayani #pemberdayaan ekonomi #pemkot solo