RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menegaskan baliho dan videotron berisi ucapan selamat ulang tahun (ultah) ke-65 Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang terpasang di sejumlah titik di Kota Solo tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Solo Budi Murtono menyusul polemik dan beragam tanggapan masyarakat terkait pemasangan baliho bergambar mantan Wali Kota Solo tersebut.
“Saya belum mendapatkan laporan dari perangkat daerah yang menangani,” kata Budi kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (23/6/2026).
Baca Juga: Krisis Komunikasi Pascadegradasi, Suporter Persis Solo Minta Pemkot Jadi Penengah
Budi mengakui sejumlah ucapan selamat ulang tahun untuk Jokowi memang tampil pada baliho dan videotron yang berada di titik reklame milik Pemkot Solo dan dikelola Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) Solo.
Namun, menurut dia, penggunaan fasilitas reklame milik pemerintah untuk kepentingan publikasi maupun iklan layanan masyarakat tidak dikenakan biaya. Karena itu, pemasangan ucapan tersebut tidak serta-merta menggunakan anggaran daerah.
Baca Juga: Suporter Tagih Roadmap Persis Solo, Soroti Lambannya Persiapan Hadapi Liga 2
“Itu titik-titik reklamanya milik pemkot. Kalau digunakan untuk iklan layanan masyarakat atau publikasi tertentu memang tidak dikenakan biaya,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Surakarta masih akan menelusuri pihak yang mengajukan dan memasang materi ucapan ulang tahun tersebut. Hingga kini, Sekda mengaku belum menerima laporan rinci mengenai mekanisme maupun pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan konten tersebut.
“Terkait detailnya saya belum mendapatkan laporan,” tegasnya.
Baca Juga: Ditinggal Beli Sarapan, Dapur Warga Wedi Klaten Jadi Arang
Pemasangan baliho jumbo dan tayangan videotron ucapan ulang tahun Jokowi sebelumnya menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat maupun media sosial. Polemik tersebut bahkan memicu respons dari Ketua DPC Partai Gerindra Surakarta, Ardianto Kuswinarno.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Solo Respati Ardi menyebut pemasangan ucapan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada Jokowi yang dinilai masih memberikan kontribusi bagi Kota Solo.
“Ini bentuk apresiasi. Kita masih mendapatkan keberkahan dari beliau. Hari ini pun Kota Solo tetap mendapatkan berkah. Pokoknya siap salah, Pak Ketua,” kata Respati. (ves)
Editor : Kabun Triyatno