RADARSOLO.COM – Pemkot Solo mendorong seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) segera menerapkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola perusahaan daerah agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan BUMD memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Selain menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), BUMD juga berfungsi memberikan pelayanan publik, membuka peluang usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Karena itu, pengelolaan BUMD harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip-prinsip good corporate governance,” ujar Respati, Kamis (24/6/2026).
Menurutnya, penerapan SAK EP bukan sekadar perubahan standar pelaporan keuangan, melainkan bagian dari upaya memperkuat sistem akuntansi yang lebih adaptif terhadap perkembangan regulasi dan kebutuhan organisasi.
Respati menjelaskan, laporan keuangan yang berkualitas akan mempermudah proses audit dan evaluasi kinerja, meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus memperkuat daya saing BUMD di tengah tantangan bisnis yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Apa yang Baru dari Honda Vario EVO 160? Cek Detail Spesifikasi Lengkap dan Harganya
“Kami meminta seluruh direksi, dewan pengawas, komisaris, dan jajaran BUMD untuk terus menumbuhkan budaya profesionalisme, integritas, inovasi, transparansi, dan akuntabilitas. Tata kelola yang baik bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan BUMD,” katanya.
Penerapan SAK EP juga dinilai selaras dengan visi pembangunan Kota Surakarta 2025–2029, khususnya program prioritas peningkatan kinerja BUMD dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.
Sebelumnya, Pemkot Solo menggelar pembinaan BUMD bertema Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) pada Senin (22/6). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan perusahaan daerah.
Baca Juga: ASN Tak Senonoh Perekam SPG di Solo Jadi Tersangka, Ini Motifnya
Respati menegaskan tata kelola keuangan yang baik merupakan fondasi utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang relevan, akurat, dan dapat dipercaya sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Melalui implementasi SAK EP yang konsisten, kami berharap seluruh BUMD semakin sehat, adaptif terhadap perubahan, mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat, serta berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Solo,” pungkasnya. (ves)
Editor : Kabun Triyatno