Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Pendapatan Retribusi Seret, DPRD Soroti Sampah Rumah Tangga hingga Reklame

Silvester Kurniawan • Kamis, 25 Juni 2026 | 14:58 WIB
Sosialisasi pengelolaan sampah kota
Sosialisasi pengelolaan sampah kota

RADARSOLO.COM – Retribusi sampah rumah tangga di Kota Solo masih jauh dari harapan. Kondisi tersebut menjadi salah satu sorotan utama DPRD dalam pembahasan pertanggungjawaban APBD Kota Solo Tahun Anggaran 2025 dan kini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan Pemkot Solo untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Sorotan itu mengemuka dalam pandangan umum Fraksi Karya Amanat Bangsa yang disampaikan Mukarromah pada sidang paripurna sebelumnya. Selain retribusi sampah rumah tangga yang dinilai belum optimal, fraksi tersebut juga menyoroti belum maksimalnya pendapatan dari sewa pasar tradisional serta penurunan retribusi sektor reklame.

Baca Juga: Selidiki Penyebab MinyaKita Bau Solar dan Minyak Tanah, Hasil Uji Sampel Lab Tunggu Dua Minggu

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani mengatakan seluruh masukan fraksi telah dicatat sebagai bahan evaluasi pemerintah kota. Menurutnya, optimalisasi PAD menjadi salah satu agenda penting yang sejalan dengan program prioritas pembangunan daerah.

“Sudah kami berikan jawaban atas pandangan fraksi-fraksi. Kami mencatat beberapa poin, salah satunya optimalisasi PAD yang juga tercantum dalam Asta Cita. PAD berkaitan dengan pajak dan retribusi, sehingga masih ada ruang yang bisa kami perbaiki ke depan,” kata Astrid, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026: Diminta NIK hingga Data Pengeluaran, Warga Solo Waswas Kebocoran Data Pribadi

Astrid menyampaikan hal tersebut usai membacakan Jawaban Wali Kota Surakarta terhadap Laporan Pertanggungjawaban APBD Kota Surakarta Tahun Anggaran 2025 dalam sidang paripurna DPRD sehari sebelumnya.

Menurut dia, berbagai sektor yang berkontribusi terhadap PAD akan terus dievaluasi agar target pendapatan daerah dapat tercapai secara lebih optimal. Termasuk di dalamnya sektor persampahan yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam penarikan retribusi dari rumah tangga.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Solo Mukarromah menilai jawaban yang diberikan pemerintah kota sudah cukup baik. Namun, ia menegaskan sejumlah target retribusi yang belum tercapai tetap harus menjadi perhatian bersama.

Baca Juga: Kejari Kebut Penyidikan Korupsi KONI Solo, Kerugian Negara Tembus Rp 1 Miliar

“Kalau saya melihat, retribusi yang belum sesuai target masih menjadi PR kita bersama, termasuk kebijakan pemerintah kota yang terus diperbarui, seperti pengelolaan sampah,” ujar politisi PKB tersebut.

Menurutnya, optimalisasi retribusi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan pendapatan daerah, tetapi juga mencerminkan efektivitas pelayanan publik yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, DPRD berharap evaluasi terhadap sektor-sektor penyumbang PAD, terutama retribusi sampah rumah tangga, dapat segera ditindaklanjuti agar tidak terus menjadi catatan berulang dalam pembahasan anggaran daerah. (ves)

 
 
Editor : Kabun Triyatno
#wali kota solo #apbd #retribusi #pendapatan daerah #sampah