RADARSOLO.COM – Pelaksanaan Solo Career Expo 2026 mendapat apresiasi karena mampu menarik ribuan pencari kerja. Namun, DPRD Kota Solo meminta penyelenggaraan job fair tahun depan memberi afirmasi bagi warga ber-KTP Kota Solo melalui sesi atau waktu khusus. Alasannya, kegiatan tersebut dibiayai menggunakan APBD Kota Solo.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Solo Sekar Tandjung menilai warga Solo layak memperoleh prioritas dalam mengakses lowongan kerja yang disediakan pada Career Expo. Meski tetap terbuka bagi pencari kerja dari luar daerah, menurutnya perlu ada kebijakan afirmatif bagi masyarakat yang menjadi sasaran utama penggunaan anggaran daerah.
Baca Juga: Panduan Aman dan Hemat BBM untuk Pengendara Motor Matik dan Manual, Simak Tipsnya
"Catatan dari kami, pemerintah kota bisa memastikan ke depan ada jam atau hari tertentu yang memang dikhususkan bagi pencari kerja ber-KTP Surakarta. Ini penting karena anggaran yang digunakan berasal dari APBD Kota Solo," ujar Sekar, Senin kemarin (29/6).
Ketua DPD Partai Golkar Solo itu menegaskan usulan tersebut bukan untuk membatasi pencari kerja dari daerah lain. Menurutnya, Solo tetap harus terbuka, tetapi warga Kota Solo perlu memperoleh kesempatan lebih besar dalam kegiatan yang dibiayai pemerintah daerah.
"Bukan berarti menutup diri bagi pencari kerja dari luar Solo. Tetapi kami rasa perlu ada afirmasi atau prioritas bagi warga Surakarta," katanya.
Sekar mengaku menyaksikan langsung pelaksanaan Solo Career Expo 2026 di Balai Kota Solo. Selama sekitar satu setengah jam berada di lokasi pembukaan, ia melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi.
"Dengan keterlibatan 40 perusahaan dan ribuan lowongan kerja, kegiatan ini memang sangat diminati para pencari kerja," ujarnya.
Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Solo Respati Ardi menyatakan Solo Career Expo akan tetap menjadi agenda tahunan Pemerintah Kota Solo. Evaluasi akan terus dilakukan agar tingkat penyerapan tenaga kerja semakin optimal.
Respati juga mengakui warga Kota Solo memang layak menjadi prioritas karena penyelenggaraan kegiatan menggunakan APBD Kota Solo. Namun demikian, kesempatan bagi pencari kerja dari wilayah sekitar tetap akan dibuka.
"Tentu diutamakan karena ini menggunakan APBD Kota Solo. Tetapi kita juga tetap berbagi untuk warga kabupaten dan kota sekitar yang mencari kerja di Solo," kata Respati.
Pemkot Surakarta berharap Career Expo tidak hanya menjadi ajang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, tetapi juga mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di Kota Solo. (ves)
Editor : Kabun Triyatno