RADARSOLO.COM – Yayasan Sahabat Beramal Bersama (Beramalbersama.com), Temani Hati (temanihati.com), serta Relawan Penggerak Kebaikan (RPK) Solo menggelar kegiatan Muharram Yatim bertajuk “One Day as a Hero” di Mako Damkar Jebres, Solo, 30 Juni 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menyemarakkan bulan Muharram, yang identik diperingati sebagai “Lebaran Anak Yatim”.
Sehingga menciptakan kenangan menjadi “pahlawan kecil” dalam sehari, bersama petugas damkar.
Acara ini dibuka dengan sambutan, pembacaan ayat suci Alquran secara bersama-sama, pengenalan dari pihak petugas damkar mengenai kebakaran, santunan, bermain air di outdoor, dan dilanjut doa nersama serta makan siang.
Kegiatan diikuti 125 peserta. Meliputi 80 anak yatim se Solo Raya, 17 “kakak asuh”, serta 28 pendamping dan panitia.
Mereka belajar bersama melalui berbagai aktivitas seru terkait dunia pemadam kebakaran, hingga bermain air bersama dalam suasana penuh tawa dan kebahagiaan.
Kegiatan ini diikuti oleh kakak asuh dari berbagai wilayah, seorang di antaranya Aulia Khoirun Nisa’ dari Karanganyar.
Baca Juga: Prioritas Afirmasi bagi Anak Yatim, DPRD Solo Pastikan Keadilan Akses Pendidikan di SPMB 2026
Ia mengungkapkan kebahagiaan dengan mengikuti acara ini. Menurutnya ini merupakan kegiatan yang menyenangkan dan unik.
“Alhamdulillah seru banget, seneng bisa ketemu dan main sama mereka (anak-anak yatim), apalagi main di pemadam kebakaran itu hal yang akupun baru pertama kali main air di sini”, ungkapnya.
“Aku itu suka kegiatan sosial apalagi waktu tau info kegiatan ini sama anak-anak, makin ditunggu dan ini juga pertama kalinya aku ikut kegiatan yang berlokasi di pemadam kebakaran. Seru juga ternyata, ketemu adik-adik yang masya Allah pada semangat-semangat. Padahal waktu mau berangkat sempet kayak kecapeaan karena kegiatan sebelumnya, tapi keinget bakal ketemu dan having fun sama adik-adik, sirna semua capekku”, imbuhnya.
Menurutnya, kegiatan ini jadi pengingat kita untuk dapat mensyukuri hal-hal sederhana lewat senyum salah satunya.
“Ternyata bahagia bisa sesederhana itu yahh, senang melihat dan merasakan hal-hal kecil di sekitar kita. Sedangkan kita selama ini, mungkin yang hidupnya lebih beruntung rasanya sulit untuk bersyukur. Harapannya kegiatan ini bisa rutin. Bukan hanya jadi reminder kita untuk selalu bersyukur, tapi juga ikut membahagiakan dan memuliakan anak yatim," ujarnya. (fer)
Editor : fery ardi susanto