Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Misteri Bayi di Toilet KA Sancaka Belum Terpecahkan, Polisi Libatkan Polda DIY

Antonius Christian • Rabu, 8 Juli 2026 | 19:13 WIB
Polresta Solo masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi di KA Sancaka.
Polresta Solo masih menyelidiki pelaku pembuangan bayi di KA Sancaka.

RADARSOLO.COM – Penyelidikan kasus penemuan bayi laki-laki di toilet KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng terus bergerak. Hingga Rabu (9/7), Satreskrim Polresta Surakarta masih memburu sosok yang diduga tega meninggalkan bayi tersebut. Polisi kini menyisir rekaman CCTV, memeriksa sejumlah saksi, hingga mencocokkan identitas penumpang yang berada di dalam kereta saat kejadian.

Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan, penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) bersama PPO Satreskrim masih fokus mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap pelaku.

Baca Juga: Bantah Saling Bermaafan, Mantan Karyawati yang Dikirimi Video Asusila oleh Camat di Boyolali Diminta Bersalaman untuk Formalitas Laporan ke Sekda

"Rekan-rekan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi dan pengecekan CCTV," ujarnya, Rabu kemarin (9/7/2026).

Menurut Lingga, pengungkapan perkara ini membutuhkan koordinasi lintas wilayah. Selain ditangani Polresta Surakarta, penyidik juga bekerja sama dengan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) karena bayi diduga ditinggalkan ketika kereta masih berada di lintasan Yogyakarta menuju Solo, tepatnya di wilayah Kabupaten Klaten.

Baca Juga: Jokowi Tantang Pembuktian di Sidang: Saya Akan Tunjukkan Ijazah Asli

"Dari penyidik tentunya berkoordinasi karena lokus awal berada di wilayah Yogyakarta. Ada kolaborasi antara Polda Jateng, khususnya Polresta Surakarta, dengan Polda DIY," jelasnya.

Penyidik kini menyusun secara utuh kronologi perjalanan KA Sancaka sejak berangkat dari Yogyakarta hingga tiba di Stasiun Solo Balapan. Rekaman CCTV di stasiun, fasilitas pendukung, serta data manifes penumpang menjadi bagian penting dalam proses pelacakan pelaku.

Meski demikian, polisi belum bersedia mengungkap hasil pendalaman tersebut agar tidak mengganggu jalannya penyelidikan.

Baca Juga: Ikuti Jejak Istri Masuk Bui, Pria di Manisrenggo Klaten Diciduk Polisi karena Beli Sembako Pakai Uang Palsu

"Saat ini seluruh rangkaian kegiatan penyidikan masih didalami untuk menemukan titik terang. Hasil pendalaman CCTV maupun petunjuk yang diperoleh belum bisa kami sampaikan," kata Lingga.

Seperti diberitakan, bayi laki-laki tersebut ditemukan pada Sabtu (5/7) sekitar pukul 07.20 WIB di toilet gerbong eksekutif 3 KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta–Surabaya Gubeng. Bayi pertama kali ditemukan seorang penumpang yang kemudian melaporkannya kepada petugas kereta.

Petugas KAI segera berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan. Sesampainya kereta di Solo sekitar pukul 07.30 WIB, bayi dievakuasi ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan untuk mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Surakarta.

Hingga kini, kondisi bayi dilaporkan sehat dan masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Surakarta. Pihak rumah sakit memberikan nama Bayu Nawasena Bhayangkara kepada bayi tersebut. Polisi memperkirakan usianya sekitar satu minggu saat ditemukan dan memastikan kesehatannya terus dipantau sembari penyelidikan terhadap pelaku terus dilakukan. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
#bayi #cctv #ka sancaka #Solo Balapan #toilet