RADARSOLO.COM - Libur sekolah dimanfaatkan banyak keluarga untuk menikmati wisata murah di Kota Solo. Salah satu destinasi yang menjadi favorit adalah Taman Sriwedari. Kawasan ruang terbuka hijau di pusat kota itu dipadati pengunjung sejak siang hingga menjelang sore, terutama saat akhir pekan dan masa liburan.
Daya tarik utama Taman Sriwedari terletak pada area penangkaran rusa yang selalu ramai didatangi anak-anak. Banyak orang tua sengaja mengajak buah hati mereka berjalan-jalan sekaligus memberi makan rusa yang menjadi ikon kawasan tersebut.
Selain dapat berinteraksi langsung dengan satwa, pengunjung juga bisa menikmati suasana taman yang rindang tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Tak heran jika Taman Sriwedari tetap menjadi salah satu destinasi wisata alternatif favorit bagi warga Solo dan sekitarnya.
Irawati, 24, mengaku sengaja mengajak adiknya berlibur ke Taman Sriwedari memanfaatkan momen libur sekolah. "Nganter adik jalan-jalan mumpung hari ini dia libur. Bisa hemat uang juga kalau liburan di sini," ujarnya.
Menurutnya, Taman Sriwedari menawarkan pengalaman rekreasi yang menyenangkan dengan biaya terjangkau. Selain menikmati suasana taman, pengunjung juga dapat memberi makan rusa dan melihatnya dari jarak dekat.
Baca Juga: Program MBG Banyak Masalah, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan untuk Selesaikan
Keceriaan juga dirasakan Yasmin, 7, yang datang bersama keluarganya. Bocah itu tampak antusias saat menyuapi rusa dan mengelus tubuh satwa jinak tersebut.
"Senang, bisa elus-elus rusa sambil kasih makan rusa di sini," katanya.
Baca Juga: Sudah Ngantuk tapi Tetap Scroll HP? Bisa Jadi Ini Penyebabnya
Interaksi langsung dengan rusa menjadi pengalaman yang paling disukai anak-anak. Selain memberikan hiburan, aktivitas tersebut juga mengenalkan mereka pada satwa dalam suasana yang santai dan edukatif.
Dengan suasana yang sejuk, area bermain yang luas, serta keberadaan rusa sebagai daya tarik utama, Taman Sriwedari tetap menjadi pilihan wisata keluarga yang ramah di kantong selama musim libur sekolah maupun akhir pekan di Kota Solo. (san/nik)
Editor : Niko auglandy