Dua Koridor Disekitar Stasiun di Solo Dikonsep Jadi Lokasi Wisata Ramah Pejalan Kaki

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 19:17 WIB
Pemudik yang menggunakan kereta api mulai tiba di Stasiun Balapan, Sabtu malam (14/3). (Arief Budiman/Radar Solo)
Pemudik yang menggunakan kereta api mulai tiba di Stasiun Balapan, Sabtu malam (14/3). (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo mengusulkan perbaikan dua koridor saat menerima kunjungan Komisi V DPR RI, Jumat (17/7) lalu. Upaya perbaikan dua koridor besar, yakni Stasiun Jebres-Pasar Gede dan Stasiun Balapan-Mangkunegaran. Ini dilakukan guna merealisasikan gagasan konsep wisata ramah pejalan kaki di Kota Bengawan.

Wali Kota Solo Respati Ardi menyampaikan usulan perbaikan dua koridor tersebut, tujuannya diharapkan kedepannya bisa menjadi kawasan wisata yang semakin ramah untuk pejalan kaki.

“Saat ini kunjungan wisatawan menggunakan kereta api cukup ramai, karena itu kami berencana membangun jalur pedestrian dari Stasiun Jebres-Pasar Gede. Selain itu kami juga mengusulkan pembangunan pedestrian dari kawasan Stasiun Solo Balapan-Pura Mangkunegaran,” terangnya  (19/7).

Baca Juga: Jateng Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Peksiminas 2026

Respati menilai pembangunan jalur pedestrian yang apik dari Stasiun Jebres-Pasar Gede akan mampu memperkuat citra Pasar Gede yang banyak dikunjungi sebagai destinasi wisata kuliner andalan Kota Bengawan. Sementara pembangunan pedestrian dari Stasiun Solo Balapan-Pura Mangkunegaran dipandang akan memperkuat wisata heritage dan kuliner baru yang tumbuh di sepanjang jalur tersebut.

“Jalur pedestrian yang aman dan nyaman akan mempermudah para wisatawan mengakses destinasi di pusat kota. Selain itu kami juga usulkan peningkatan fasilitas keamanan di sepanjang jalur kereta di Jalan Slamet Riyadi,” beber Wali Kota.

Baca Juga: Jateng Bidik Pertahankan Gelar Juara Umum Peksiminas 2026

Sekadar informasi, dalam kunjungan kerja kala itu Komisi V DPR RI mengajak sejumlah mitra kerja seperti perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi Antar Moda, dan PT Kereta Api Indonesia. Usulan-usulan dari Pemkot Solo itu dicatat dan akan direkomendasikan di kementerian terkait.

“Kami melihat (usulan, Red) itu sesuatu yang positif karena memang diperlukan untuk mendorong wisata di Kota Solo. Kami akan merekomendasikan pada kementerian terkait untuk merealisasikan yang disampaikan wali kota,” ucap anggota Komisi V DPR RI Danang Wicaksana. (ves/nik)

 

 

Editor : Niko auglandy
pejalan kaki stasiun balapan koridor jebres kementerian