Lift Barang Putus, Satu Pekerja Tewas, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Antonius Christian • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 16:43 WIB
Polisi melakukan olah TKP di lokasi lift barang jatuh yang menewaskan satu korban di Nusukan, Banjarsari, Solo, Rabu (22/7). (Humas Polresta Solo)
Polisi melakukan olah TKP di lokasi lift barang jatuh yang menewaskan satu korban di Nusukan, Banjarsari, Solo, Rabu (22/7). (Humas Polresta Solo)

RADARSOLO.COM – Kecelakaan kerja merenggut nyawa seorang pekerja di sebuah bengkel di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Rabu kemarin (23/7). Satu pekerja lainnya mengalami luka-luka. Polisi menduga insiden dipicu lepasnya pengait tali seling pada lift barang yang digunakan di bengkel tersebut.

Peristiwa terjadi sekira pukul 10.30. Begitu menerima laporan, jajaran Polresta Solo bersama Polsek Banjarsari langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, memeriksa saksi, dan mengamankan barang bukti.

Baca Juga: Sempat Dilaporkan Hilang Saat Jalan Pagi, Warga Papahan Tasikmadu Ditemukan Meninggal di TPS Cangakan

Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas AKP Lingga Ramadhani membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut. Menurutnya, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden.

"Benar, kami menerima laporan adanya kecelakaan kerja di sebuah bengkel di wilayah Nusukan. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, olah TKP, serta meminta keterangan para saksi guna mengetahui penyebab pasti kejadian," ujarnya.

Berdasarkan data kepolisian, bengkel tersebut milik Hari, warga Banyuanyar, Banjarsari. Dua pekerja yang menjadi korban adalah Muhammad Nursahid, 56, dan Bagas Eko Prasetya, 20. Keduanya warga Kelurahan Nusukan.

Baca Juga: Data MBG Solo Belum Sinkron, 3 Ribu Penerima Masih Hilang

Kecelakaan bermula saat seorang saksi sedang menyusun suku cadang di lantai satu. Sekira pukul 10.30, saksi mendengar suara benturan keras dari arah lift barang. Saat diperiksa, Muhammad Nursahid ditemukan tergeletak di dekat lift dengan luka pada kaki kanan.

Ketika proses evakuasi korban pertama berlangsung, terdengar teriakan dari lantai dua. Rekan-rekan korban kemudian menemukan Bagas Eko Prasetya dalam posisi bersandar di pagar area lift barang.

Kedua korban segera dilarikan ke RSUD Dr Moewardi. Muhammad Nursahid menjalani perawatan medis, sedangkan Bagas Eko Prasetya dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Harta Kekayaan Sudaryono Capai Rp 31,39 Miliar, Mantan Ajudan Prabowo Kini Resmi Jadi Kepala BGN

Hasil olah TKP sementara mengarah pada dugaan kerusakan pada sistem pengait lift barang. Polisi menduga pengaman atau kunci tali seling tidak terpasang dengan kuat sehingga pengait terlepas dan memicu kecelakaan.

"Hasil olah TKP sementara menunjukkan adanya dugaan pengaman atau kunci pada tali seling kurang kencang sehingga pengait terlepas. Namun penyebab pastinya masih kami dalami. Kami masih memeriksa para saksi, mengumpulkan barang bukti, serta berkoordinasi dengan pihak terkait," kata AKP Lingga.

Polisi memastikan penyelidikan masih berlanjut, termasuk mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam kecelakaan kerja tersebut. Selain memeriksa saksi-saksi, penyidik juga akan mengecek kondisi teknis lift barang yang digunakan di bengkel. (atn/bun)

Editor : Kabun Triyatno
tewas bengkel lift kecelakaan kerja pekerja