RADARSOLO.COM - Pemasangan pagar besi yang mengeliling mal di sejumlah daerah, salah satunya di Solo Baru menjadi perhatian masyarakat.
Fenomena tersebut dikaitkan-kaitkan dengan dengan peristiwa yang dikenal sebagai "Prahara Agustus" pada 2025.
Menanggapi hal itu, Polresta Surakarta mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya maupun terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.
Polisi meminta warga tetap tenang dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.
"Menyikapi fenomena pemasangan pagar di sejumlah pusat perbelanjaan, Polresta Surakarta mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu maupun informasi yang belum jelas kebenarannya," ujar Kasi Humas Polresta Surakarta AKP Lingga Ramadhani, Minggu (2/8/2026).
Menurut dia, apabila terdapat pemasangan pagar atau pembatas di suatu lokasi, hal itu merupakan kewenangan dan kebijakan masing-masing pengelola sebagai bagian dari penataan kawasan maupun peningkatan sistem keamanan internal.
"Pemasangan pagar merupakan kebijakan masing-masing pengelola sebagai bagian dari penataan dan peningkatan keamanan," ujarnya.
Lingga menegaskan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Solo tetap aman dan kondusif.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak panik hanya karena adanya isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Menurutnya, menjaga situasi kondusif merupakan tanggung jawab bersama.
"Mari tetap tenang, bijak bermedia sosial, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kota Surakarta agar tetap aman, nyaman, dan kondusif," tegasnya.
Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat maupun pelaku usaha, Polresta Surakarta juga telah menyiapkan langkah antisipasi melalui peningkatan patroli di berbagai wilayah.
Baca Juga: Revitalisasi Jalan Yos Sudarso Dimulai, Arus Menuju Nonongan Ditutup Selama Empat Bulan
Personel akan diterjunkan ke sejumlah titik strategis guna memastikan aktivitas masyarakat dan perekonomian tetap berjalan normal.
"Sampai saat ini belum ada pusat perbelanjaan di Solo yang memasang atau berencana memasang pagar tinggi. Kami siap menjamin keamanan iklim bisnis maupun sosial di Kota Solo dengan menerjunkan tim yang akan berpatroli di seluruh titik di Kota Solo," pungkas Lingga. (atn)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com