RADARSOLO.COM – Sebuah video yang memperlihatkan mobil pikap bertuliskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terparkir di kawasan Solo Paragon Mall memicu perbincangan di media sosial. Kendaraan tersebut diduga digunakan untuk kepentingan pribadi sehingga menuai kritik dari warganet.
Video diunggah melalui akun Threads @raramaharn. Dalam unggahan itu tampak sebuah mobil pikap berlogo Koperasi Desa Merah Putih berada di area mal. Pengunggah mempertanyakan penggunaan kendaraan operasional koperasi yang dinilai tidak sesuai dengan peruntukannya.
Unggahan tersebut kemudian dibanjiri komentar. Sejumlah warganet menyayangkan apabila kendaraan yang merupakan aset program pemerintah digunakan untuk kepentingan di luar operasional koperasi.
"Aku pernah juga lihat waktu ke Dieng, saat long weekend ada yang pakai mobil itu bawa rombongan piknik," tulis akun w0nd3rw0m3n___.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Solo Agung Riyadi memastikan kendaraan yang terekam dalam video bukan merupakan armada milik Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Solo.
Menurut Agung, hingga saat ini Kota Solo baru memiliki satu gerai KKMP yang berada di Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon. Armada operasional yang telah diterima terdiri atas satu kendaraan roda tiga, dua unit sepeda motor, dan satu unit truk.
"Sampai saat ini Kota Solo belum menerima kendaraan operasional berupa mobil pikap seperti yang beredar di media sosial," ujarnya, Senin (3/8).
Ia menjelaskan, kendaraan operasional KKMP di Solo juga belum digunakan karena proses penyerahan fasilitas serta pasokan bahan baku masih berlangsung.
Agung menegaskan kendaraan yang terlihat dalam video dipastikan bukan berasal dari KKMP Kota Surakarta. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa setiap kendaraan operasional koperasi semestinya dimanfaatkan sesuai fungsi dan peruntukannya.
"Dapat dipastikan kendaraan dalam video bukan berasal dari Kota Solo. Secara prinsip kendaraan tersebut harus digunakan untuk mendukung aktivitas operasional koperasi, bukan untuk kepentingan pribadi," tegasnya. (ves)
Editor : Kabun Triyatno