RADARSOLO.COM – Revitalisasi bangunan heritage milik Bank Indonesia di Solo diperkirakan rampung November mendatang. Bangunan eks De Javasche Bank itu berpotensi besar dijadikan museum sejarah uang di Kota Solo.
Kepala Bank Indonesia Cabang Solo Dwiyanto Cahyo membenarkan adanya proses revitalisasi bangunan cagar budaya milik Bank Indonesia itu. Revitalisasi yang dilakukan merupakan perbaikan fisik ke bentuk aslinya untuk mengembalikan keaslian bentuk dari bangunan perbankan era kolonial itu.
"Kami kembalikan bangunan heritage sesuai ke bentuk aslinya. Warna aslinya seperti apa? Kusen aslinya seperti apa? Tembok yang rompal kami perbaiki, dan semua sudah dilakukan dengan kajian yang melibatkan sejarawan dan sebagainya. Mudah-mudahan ini bisa jadi daya tarik wisata baru untuk Kota Solo," terangnya, Jumat (31/7).
Baca Juga: TUIDE, Girl Group Baru HYBE dengan Tujuh Anggota Siap Debut Agustus 2026
Revitalisasi yang dimulai sejak tiga bulan lalu itu diperkirakan rampung pada November mendatang. Meski belum ada arahan khusus tentang pemanfaatan kedepan, pihaknya berharap bangunan bersejarah yang berdiri pada awal 1900 an itu diharapkan bisa jadi semacam museum yang bisa menjelaskan soal perkembangan uang di Indonesia.
"Sebelum ada arahan dari pusat akan kita manfaatkan untuk lokasi pelaksanaan kegiatan BI Solo. Keedepannya kalau sudah arahan, kita tunggu dari pusat," ucapnya. (ves/nik)
Editor : Niko auglandy