RADARSOLO.COM – Penutupan permanen Pusat Grosir Solo (PGS) mulai direspons Pemerintah Kota (Pemkot) Solo dengan menyiapkan jalur relokasi bagi para pedagang terdampak. Sebanyak 97 kios kosong di Pasar Jongke dan Pasar Klewer disiapkan sebagai alternatif agar pelaku usaha tidak kehilangan mata pencaharian setelah pusat grosir legendaris itu berhenti beroperasi.
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo Arif Handoko mengatakan, pihaknya telah memetakan pasar-pasar tradisional yang masih memiliki kios kosong sesuai arahan Wali Kota Solo Respati Ardi. Langkah tersebut dilakukan untuk memudahkan eks pedagang PGS yang ingin melanjutkan usahanya.
"Kami siap memfasilitasi eks pedagang PGS. Kami sudah mengecek lokasi yang bisa dimanfaatkan, yakni di Pasar Jongke dan Pasar Klewer," ujarnya, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga: Gunung Lawu Terbakar, Lokasi Petak 12-1 Jalur Tambak Ngargoyoso Karanganyar
Arif merinci, 74 kios tersedia di lantai dua dan tiga Pasar Jongke. Lokasi tersebut dinilai cocok karena selama ini ditempati pedagang aksesori, pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga produk plastik yang memiliki karakter usaha serupa dengan tenant PGS.
Sementara itu, 23 kios lainnya berada di lantai empat Pasar Klewer dan siap ditawarkan kepada pedagang yang berminat berpindah.
"Di Pasar Jongke ada 74 kios di lantai dua dan tiga. Sedangkan di Pasar Klewer tersedia 23 kios di lantai empat yang bisa dimanfaatkan," jelasnya.
Meski demikian, Disdag masih melakukan pendataan terhadap pasar lain yang berpotensi menjadi lokasi relokasi. Namun, sejauh ini Jongke dan Klewer dinilai paling siap, baik dari sisi infrastruktur maupun kedekatan lokasi dengan kawasan bekas PGS.
"Pertimbangannya infrastruktur, jenis komoditas yang diperdagangkan, dan lokasinya tidak terlalu jauh dari PGS sehingga diharapkan pedagang lebih mudah beradaptasi," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan Pemkot tidak ingin para pedagang kehilangan kesempatan berusaha akibat penutupan PGS. Karena itu, pemerintah membuka akses seluas-luasnya bagi pedagang yang ingin berpindah ke pasar tradisional.
"Kami tentu prihatin PGS harus tutup, padahal dulu menjadi pusat grosir yang luar biasa. Karena itu kami menawarkan pasar-pasar tradisional, seperti Pasar Klewer dan pasar lainnya. Silakan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, nanti akan kami bantu mencarikan lokasi yang tersedia," ujar Respati.
Menurutnya, relokasi tersebut diharapkan menjadi solusi sementara sekaligus menjaga aktivitas perdagangan tetap berjalan, sehingga para pedagang tetap memiliki ruang untuk mempertahankan usahanya di tengah perubahan peta perdagangan Kota Solo.
Editor : Kabun Triyatno