Ratusan Seniman Suarakan Empati Lewat Karya Seni Di TBJT Solo

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:07 WIB
Pengunjung memerhatikan karya seni yang dipamerkan dalam Emparty Art Fest 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kamis (6/8). (M IHSAN/RADAR SOLO)
Pengunjung memerhatikan karya seni yang dipamerkan dalam Emparty Art Fest 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Kamis (6/8). (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Seni tidak hanya ruang berekspresi, tetapi juga sarana menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Semangat itu dikemas dalam Emparty Art Fest 2026 di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), 4-10 Agustus.

Festival seni untuk kemanusiaan tersebut melibatkan 800 seniman dari berbagai daerah, yang dijejali aksi sosial melalui penggalangan donasi.

Ketua Panitia Emparty Art Fest 2026 Bharata Sena mengatakan, konsep ini mengajak masyarakat merayakan empati dengan sukacita.

Sebab kepedulian akan terasa lebih ringan jika dilakukan bersama-sama.

Baca Juga: Jaga Stok Darah dan Kepedulian Sosial, DWP ISI Surakarta Rutin Gelar Aksi Donor Darah

“Kalau kepedulian dilakukan sendirian., mungkin terasa berat. Tapi kalau dilakukan bersama-sama akan lebih ringan. Menolong orang juga harus dilakukan dengan sukacita, bukan karena keterpaksaan,” jelas Bharata, Kamis (6/8).

Menurut Bharata, kekuatan empati terletak pada kebersamaan.

Ia mencontohkan aksi gotong royong masyarakat dalam menggalang donasi.

Baca Juga: Banjir Keluhan Sampah, Sungai Gandul Selatan Pasar Gawok Sukoharjo Akhirnya Dibersihkan

Sasarannya seorang nenek yang mencuri makanan demi memberi makan cucunya. 

Meski nominal setiap orang tidak besar, hasil yang terkumpul memberikan manfaat yang jauh lebih besar.

“Empati itu kekuatannya ada pada kebersamaan. Setiap orang mungkin hanya memberi sedikit, tetapi ketika dilakukan bersama, dampaknya luar biasa,” ujarnya.

Selama sepekan Emparty Art Fest 2026 menghadirkan pertunjukan tari, musik, teater, pameran lukis, patung, instalasi, fotografi, workshop kriya dan keramik, hingga diskusi seni.

Seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati pengunjung secara gratis.

Selain itu, juga disiapkan wall of empathy untuk menuliskan pesan, harapan, gambar, maupun tanda tangan sebagai simbol kepedulian pengunjung.

Termasuk kotak donasi untuk rumah penampungan anak dengan HIV/AIDS, penyandang disabilitas, serta panti jompo.

Baca Juga: Edarkan Sabu Sistem Ranjau di Banyudono Boyolali, Sopir Truk yang Juga Residivis Ditangkap Satresnarkoba Polres Boyolali

“Setelah menikmati pertunjukan, pengunjung bisa meninggalkan pesan di wall of empathy atau memberikan apresiasi melalui kotak donasi. Seluruhnya akan kami salurkan untuk kegiatan kemanusiaan,” bebernya.

Bharata menyebut sekira 800 seniman yang terlibat dalam pameran berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, serta luar Jawa.

Ia berharap festival ini bisa mengingatkan masyarakat, bahwa penyelesaian konflik tidak selalu mengandalkan kekuatan senjata.

Melainkan melalui empati dan kemurahan hati.

“Empati dan kemurahan hati adalah senjata yang mampu menghentikan pertikaian. Karena itu, nilai empati harus terus diperjuangkan,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Solo Respati Ardi mengapresiasi penyelenggaraan Emparty Art Fest 2026.

Menurutnya, festival tersebut membuktikan seni mampu menjembatani penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

“Emparty Art Fest menjadi ruang yang mempertemukan seniman, budayawan, komunitas kreatif, akademisi, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam satu semangat yang sama. Menjadikan seni sebagai media untuk membangun kepedulian, memperkuat kemanusiaan, dan merawat kebudayaan bangsa,” papar Respati. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
Emparty Art Fest 2026 seniman TBJT empati pameran seni