Wawali Astrid Dorong SKO Solo Cetak Atlet Berkarakter, Tak Hanya Berprestasi

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:56 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani kunjungi SMP SKO Solo, Kamis (6/8). (Humas Pemkot Solo)
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani kunjungi SMP SKO Solo, Kamis (6/8). (Humas Pemkot Solo)

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menegaskan keberhasilan pembinaan atlet muda tidak cukup hanya mengandalkan latihan olahraga. Sinergi antara pendidikan dan keolahragaan dinilai menjadi fondasi utama untuk melahirkan atlet berprestasi yang juga memiliki karakter, disiplin, dan integritas.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani, saat mengunjungi Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Solo, Rabu (5/8). Dalam kunjungan tersebut, Astrid meninjau kegiatan belajar mengajar, menyaksikan latihan para siswa, berdialog dengan guru dan pelatih, serta melihat langsung fasilitas pembinaan atlet.

Menurut Astrid, pendidikan berbasis olahraga merupakan investasi jangka panjang bagi Kota Solo dalam menyiapkan generasi atlet yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Pembakaran Sampah Picu Puluhan Kasus Kebakaran di Klaten, Warga Diimbau Waspada Puncak Kemarau

"Melalui sistem pembinaan yang terintegrasi antara akademik dan olahraga, para siswa didorong berkembang secara utuh, bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga karakter dan kepribadiannya," ujarnya, Kamis (6/8/2026).

Ia menilai SKO merupakan aset penting yang dimiliki Kota Solo karena menjadi tempat pembinaan atlet sejak usia dini.

"Solo memiliki aset yang sangat berharga melalui Sekolah Khusus Olahraga. Di sinilah pembibitan atlet-atlet muda dimulai sejak jenjang sekolah menengah pertama. SKO menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga Kota Solo agar semakin kuat dan berkelanjutan," katanya.

Baca Juga: Sudah Jadi Tersangka, Kades di Tamansari Boyolali Masih Aktif Bertugas

Astrid menegaskan, bakat dan kemampuan saja tidak cukup untuk mengantarkan seseorang menjadi atlet sukses. Kedisiplinan dan tanggung jawab tetap menjadi modal utama dalam meraih prestasi.

"Untuk menjadi orang sukses, hal pertama yang dibutuhkan adalah disiplin. Kalian sudah diberi titipan berupa bakat, kemampuan, dan kesempatan belajar. Semua itu harus dibangun dengan kesadaran, tanggung jawab, dan kerja keras," pesannya kepada para siswa.

Saat ini, SKO Solo membina atlet dari 12 cabang olahraga. Keberadaan sekolah tersebut menjadi salah satu pilar pembinaan olahraga prestasi yang dikembangkan Pemkot Surakarta melalui sistem pembinaan berkelanjutan sejak usia sekolah.

Baca Juga: Sambung Rasa di Ngawen Klaten, Bupati Hamenang Resmikan Sanggar Seni dan Serap Aspirasi Soal Kerusakan Jalan

Selain mengejar prestasi di arena pertandingan, Astrid juga mengingatkan para siswa untuk menjaga keseimbangan antara pendidikan, latihan, ibadah, serta menghormati orang tua dan guru.

Ia berharap para atlet muda tidak hanya mampu mengharumkan nama Kota Solo dan Indonesia melalui prestasi olahraga, tetapi juga menjadi pribadi yang berkarakter kuat.

"Rasa cinta tanah air juga harus terus ditanamkan. Itu menjadi bagian dari karakter yang wajib dimiliki setiap atlet yang kelak membawa nama daerah maupun Indonesia di berbagai ajang," pungkasnya. (ves)

 
 
 
Editor : Kabun Triyatno
atlet olahraga atlet muda Pembinaan Sekolah Khusus Olahraga