Libur Panjang HUT Kemerdekaan RI, Kampung Batik Kauman Diserbu Wisatawan

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:01 WIB
Wisatawan memadati kawasan Kampung Batik Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo saat libur hari kemerdekaan, Senin (17/8). (M IHSAN/RADAR SOLO)
Wisatawan memadati kawasan Kampung Batik Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo saat libur hari kemerdekaan, Senin (17/8). (M IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Kampung Batik Kauman masih menjadi salah satu destinasi favorit di Kota Solo.

Pada penghujung liburan kemerdekaan, ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri mendatangi Kauman untuk berbelanja sekaligus swafoto, Senin (17/8).

Ketua Paguyuban Kampung Batik Kauman Gunawan Setiawan mengungkapkan, liburan kali ini lebih banyak wisatawan dari tahun-tahun sebelumnya. 

Sejak Jumat lalu, para pengunjung mulai mendatangi Kampung Batik Kauman.

Baca Juga: Bawaslu Solo Siapkan Pembelajaran dari Sidang MK, Pengawasan Pemilu Tak Berhenti di TPS

"Ramai sekali kunjungan tahun ini, sudah dari Jumat kemarin para pengunjung mulai berdatangan. Puncaknya hari ini, sejak pagi sudah ramai mungkin karena selesai upacara kemerdekaan mereka langsung ke sini," jelas Gunawan. 

Beragam pengunjung membuat pengelola Kampung Batik Kauman menetapkan aturan berpakaian bagi para pelancong.

Hal ini ditujukan untuk menjaga budaya kesopanan warga Solo.

"Kami sempat mendapat laporan kok pengunjung ada yang berpakaian tidak sopan. Makanya kami buat imbauan untuk berpakaian sopan. Selain itu kami juga sediakan jarik gratis yang bisa digunakan selama berwisata di sini," ujarnya. 

Selain itu, pengurus juga menghadirkan berbagai inovasi di Kampung Batik Kauman. Salah satunya bermula dari Pemuda Kauman (Pemuka). 

Salah satu pengurus Pemuka Aisyah Zakkiyah mengungkapkan, para anak muda di Kauman mulai menghadirkan konsep berbeda dengan sentuhan lebih kekinian.

Salah satunya dengan menghadirkan event Kaumcraft di Pasar Wijaya Kusuma belum lama ini.

"Pasar Wijaya Kusuma di Kauman ini kami hadirkan sebagai wadah bagi para anak muda untuk memasarkan produk jualannya. Selain batik, kami juga menghadirkan beragam kerajinan craft, kuliner, dan batik," terangnya. 

Ia berharap dengan inovasi dari Pemuda Kauman, destinasi tersebut bisa lebih dilirik banyak pengunjung serta meningkatkan pendapatan asli daerah di Kota Solo. 

Salah satu pengunjung dari Prancis Holica bersama keluarganya sengaja menjadikan Solo sebagai tujuan liburan selama dua pekan.

Bertepatan dengan hari kemerdekaan, ia berkunjung ke Kampung Batik Kauman sebagai salah satu rekomendasi wisata yang ada di Solo. 

Baca Juga: Parkir Kantor Pemerintah Diusulkan Gratis, Dishub Solo: Puskesmas Perlu Kajian

"Kami di sini dalam rangka liburan selama  dua pekan. Kauman salah satu destinasi yang bagus karena memiliki suasana yang tenang, tidak riuh seperti temapat wisata pada umumnya," ungkap Holica. 

Selain ke Kauman, ia juga berencana pergi ke Keraton Surakarta dan berbelanja pakaian batik di Pasar Klewer.

Meski baru pertama kali berkunjung, Holica dibuat terpana dengan keramahan Kota Solo dan beragam produk bernuansa batik. 

"Ini pengalaman pertama kami, semua orang di Solo ramah suka senyum. Kami juga mau berbelanja batik di Pasar Klewer, tapi karena ini bertepatan dengan kemerdekaan, mungkin lain waktu kami ke sana lagi," tutur Holica. 

Selain itu, dominasi pengunjung Kampung Batik Kauman juga berdatangan dari pelajar di luar Kota Solo.

Salah satunya pelajar asal Polokarto, Sukoharjo, Galuh Aprilia Widayani. 

Ia mengaku cukup sering berkunjung ke Kampung Batik Kauman.

Kali ini, bertepatan dengan hari kemerdekaan, ia dan dua rekan lainnya sengaja memilih Kauman sebagai spot selfie setelah upacara.

"Tadi pas upacara memang dresscode-nya disuruh pakai kebaya. Karena pulang cepat, jadi kita sempatkan main ke sini. Di sini spot selfie-nya banyak dan lucu-lucu," ujar Galuh, siswa kelas XII SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
liburan wisatawan solo HUT kemerdekaan RI kampung batik kauman