Aksi Tak Senonoh Berulang di Balekambang, Pemkot Belum Terapkan Blacklist

Antonius Christian • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:17 WIB
Sepasang remaja berbuat mesum di Taman Balekambang Solo terekam video.
Sepasang remaja berbuat mesum di Taman Balekambang Solo terekam video.

RADARSOLO.COM – Taman Balekambang Solo kembali menjadi sorotan setelah video aksi tak senonoh sepasang kekasih viral di media sosial. Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengaku telah menegur dan memberikan pembinaan kepada pasangan tersebut.

Video itu diunggah akun Instagram @nidiaarl. Dalam rekaman, sepasang kekasih terlihat berada di bawah pohon beringin dekat danau Taman Balekambang. Keduanya disebut berada di lokasi sekitar pukul 17.00 hingga 18.00 WIB.

Baca Juga: Dugaan Mesum Muda-Mudi di Dalam Bianglala Sekaten Solo Bikin Geger, Warganet Lapor Mas Wali

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo Maretha mengatakan petugas telah menegur pasangan tersebut. Untuk sementara, Pemkot belum memberikan sanksi lebih berat dan memilih pendekatan pembinaan.

"Kita beri teguran. Jadi teman-teman anak-anak muda yang ketahuan kita beri teguran. Sementara baru pembinaan seperti itu," kata Maretha.

Menurutnya, pengelola Balekambang rutin melakukan patroli, terutama pada sore hari. Pengawasan dilakukan untuk mencegah aktivitas yang tidak semestinya di sejumlah titik taman.

Baca Juga: Makanan Viral Tak Cukup Sekadar “Enak”, Harus Punya Visual yang Bisa Difoto

Keberadaan CCTV, lanjut Maretha, belum mampu menjangkau seluruh kawasan. Karena itu, petugas keamanan tetap harus berkeliling secara langsung.

"Jadi memang teman-teman kita di Balekambang sering patroli. Kita nggak bisa meng-cover semua area karena meskipun sudah ada CCTV, tapi harus kita patroli," ujarnya.

Maretha bahkan mengakui petugas beberapa kali menemukan muda-mudi yang melakukan tindakan tak senonoh di kawasan tersebut. Karena itu, sejumlah titik dianggap rawan dan menjadi sasaran patroli lebih intensif.

"Beberapa memang ada anak-anak muda yang berbuat seperti itu," terangnya.

Baca Juga: Feminine Intuition, Benarkah Perempuan Punya Firasat Lebih Kuat?

Patroli tidak hanya menyasar lokasi sekitar danau dan pohon beringin yang terekam dalam video viral. Petugas juga menyisir sisi utara, kawasan VIP, hingga bagian selatan taman.

"Kita beri teguran kepada mereka untuk tidak mengulangi lagi. Teman-teman kita, petugas keamanan, patroli muter di titik-titik yang memang rawan," bebernya.

Meski kasus serupa beberapa kali ditemukan, Pemkot Solo belum menerapkan kebijakan blacklist bagi pengunjung yang melakukan tindakan asusila. Pendekatan yang dipilih masih berupa teguran dan pembinaan.

"Nggih, beberapa kita temukan, tapi tetap kita patroli rutin dari petugas keamanan. Belum (sanksi blacklist), sementara belum, baru kita bina. Baru kita beri teguran," tegas Maretha.

Saat ini, Taman Balekambang beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WIB. Menurut Maretha, sore menjadi salah satu waktu yang perlu mendapat perhatian lebih.

Pengawasan juga akan diperketat ketika ada kegiatan pada malam hari. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

"(Jam rawan) Sore, sore terus kemudian ada kegiatan malam. Kegiatan malam kita lebih rutin lagi kalau ada kegiatan malam," pungkasnya. (atn)

 
 
Editor : Kabun Triyatno
cctv media sosial tak senonoh taman balekambang sanksi