Orang Utan Solo Safari Lepas, Bikin Geger Pengendara dan Pengunjung Warung Makan di Jalan KH Masykur

Antonius Christian • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:08 WIB
KABUR: Seekor orang utan milik Solo Safari terlihat hendak masuk di sebuah warung makan di belakang kampus UNS, Selasa (18/8/2026). (ISTIMEWA)
KABUR: Seekor orang utan milik Solo Safari terlihat hendak masuk di sebuah warung makan di belakang kampus UNS, Selasa (18/8/2026). (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM — Warga dan pengendara yang melintas di ruas Jalan KH Masykur dikejutkan dengan kemunculan seekor orang utan milik Solo Safari, kemarin (18/8) sore. Satwa tersebut diketahui lepas dari area Solo Safari dan sempat berkeliaran hingga masuk ke sejumlah area usaha dan permukiman warga.

Kemunculan orang utan itu sempat membuat warga panik. Satwa tersebut bahkan dilaporkan menjatuhkan dua sepeda motor sebelum akhirnya diamankan petugas dan dievakuasi kembali ke kawasan Solo Safari.

Eko, juru parkir Ayam Bengawan mengatakan, orang utan tersebut awalnya terlihat melompati pagar. Satwa itu kemudian berjalan ke arah timur dan melewati sejumlah lokasi di sekitar Jalan KH Masykur.

"Itu lompat pagar, timur warung. Dia jalan sampai ke toko buah, menjatuhkan sepeda motor, dua motor, terus masuk ke sini," kata Eko.

Baca Juga: Bukan Cuma Pendapatan, Ada 41 Indikator Penyebab Desil Tiba-Tiba Naik

Setelah itu, orang utan tersebut bergerak menuju kawasan rumah kos. Situasi tersebut membuat warga dan pembeli di warung sekitar lokasi panik. "Tadi pembeli takut. Pintu warung saya tutup, pembeli pada di dalam semua," ujarnya.

Menurut Eko, petugas Solo Safari kemudian datang ke lokasi untuk mengamankan satwa tersebut. Orang utan itu diduga sempat diberikan obat bius sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. "Evaluasi tadi sekira setengah jam," katanya.

Baca Juga: Orang Tua Rela Begadang Bikin Kostum Anak Karnaval HUT Kemerdekaan Ri Di SDN Rejosari Solo

Kepala Satpol PP Kota Solo Didik Anggono mengatakan, keberadaan orang utan tersebut diketahui setelah personel Satpol PP yang sedang melakukan patroli memperoleh informasi dari unggahan status seorang rekannya.

"Personel kami melakukan patroli, kemudian melihat status milik temannya. Setelah melihat status temannya, kemudian merapat ke lokasi. Ternyata memang ada orang utan yang lepas," ujar Didik.

Menurutnya, petugas Satpol PP kemudian berupaya mengamankan satwa tersebut agar tidak sampai masuk ke jalan raya. Hal itu dilakukan untuk mencegah orang utan mengganggu aktivitas lalu lintas maupun tertabrak kendaraan yang melintas.

"Kami mengamankan satwa tersebut agar tidak sampai ke jalan, mengganggu bahkan bisa tertabrak kendaraan. Terutama untuk keselamatan satwa dan pengguna jalan," jelasnya.

Didik mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, orang utan tersebut kemudian berhasil diarahkan menuju kendaraan roda tiga dan dibawa masuk kembali ke area Solo Safari.

Meski demikian, satpol PP belum mengetahui secara pasti bagaimana satwa tersebut bisa keluar dari area Solo Safari. Petugas yang berada di lapangan juga tidak mengetahui secara langsung waktu pertama kali orang utan tersebut keluar.

"Kalau kronologis keluarnya tadi tidak diketahui oleh petugas. Informasinya sekira pukul 04.30," ungkapnya.

Baca Juga: Audensi dengan Ketua DPRD dan Bupati Klaten, Aliansi Masyarakat Peduli Klaten Sampaikan 7 Poin Sikap Soal LGBT

Direktur Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Achmad Syukri Prihanto membenarkan adanya orang utan milik Solo Safari yang sempat keluar dari area pengelolaan satwa. Achmad mengatakan dirinya saat kejadian berada di Balai Kota Solo. Setelah mendapatkan informasi tersebut, dia langsung melakukan konfirmasi kepada General Manager Solo Safari.

"Posisi tadi di balai kota. Saya konfirmasi ke GM Solo Safari, satwa sudah masuk, di-rescue kembali oleh tim Solo Safari," kata Achmad.

Baca Juga: Gym Makin Menjamur, PABERSI Kota Solo Bidik Bibit Lifter Baru  

Dia memastikan kondisi orang utan tersebut dalam keadaan sehat setelah berhasil dievakuasi. "Kondisi dalam keadaan sehat. Sekira pukul 15.30 sudah berhasil diamankan kembali," ujarnya.

Achmad menegaskan pihak Solo Safari masih melakukan penelusuran terkait penyebab satwa tersebut bisa keluar dari area kandang atau kawasan pengelolaan. "Itu saja. Penyebabnya sedang ditelusuri," tandasnya.

Kejadian tersebut sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan. Beruntung, orang utan tersebut akhirnya berhasil diamankan dan dikembalikan ke area Solo Safari, sehingga tidak berlama-lama berada di jalan maupun permukiman warga. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
orang utan Solo Safari