Orang Utan Solo Safari Lepas, Manajemen Minta Maaf dan Perketat Pengamanan

Antonius Christian • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:00 WIB
KABUR: Seekor orang utan milik Solo Safari terlihat kabur dari kandangnya dan berada di dekat permukiman warga, Selasa (18/8/2026). (ISTIMEWA)
KABUR: Seekor orang utan milik Solo Safari terlihat kabur dari kandangnya dan berada di dekat permukiman warga, Selasa (18/8/2026). (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM — Seekor orang utan koleksi Solo Safari lepas dari kandangnya, Selasa (18/8/2026) sore. Satwa tersebut sempat berkeliaran di sekitar ruas Jalan KH Maskyur, tak jauh dari kawasan Solo Safari. Kejadian itu sontak membuat warga dan pengguna jalan geger.

Orang utan tersebut bahkan sempat bergerak ke sejumlah titik di sekitar jalan. Satwa dilaporkan menjatuhkan dua sepeda motor yang berada di sekitar warung makan sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas gabungan.

Juru Bicara Solo Safari Danu Widi Krismara membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan orang utan kini telah berhasil dievakuasi dan kembali ke area Solo Safari.

"Ya benar ada kejadian itu (orang utan lepas). Saat ini hewan tersebut dalam penanganan petugas kesehatan hewan Solo Safari," kata Danu.

Baca Juga: Terungkap, Ini Jadwal Lengkap Persis Solo di Liga 2 2026/2027: Laskar Sambernyawa Siap Hadapi Persela Lamongan, Kendal Tornado FC, Persipura Jayapura, Barito Putera, dan De Red FC

Begitu mendapatkan informasi mengenai satwa yang keluar dari kandang, manajemen langsung mengerahkan tim internal. Tim tersebut memiliki kompetensi dalam penanganan satwa untuk melakukan pengamanan di lokasi.

Menurut Danu, proses evakuasi dilakukan secara terukur dengan tetap memprioritaskan keselamatan masyarakat maupun satwa. Tim Solo Safari juga berkoordinasi dalam mengendalikan situasi di lapangan.

"Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku. Kami berhasil mengamankan orang utan dan mengembalikannya ke exhibit dalam kondisi terkendali," ujarnya.

Baca Juga: Hasil Uji Coba Persipura Jayapura vs Persika Karanganyar di Boyolali: Persis Solo Wajib Waspada Melihat Progres Persiapan Ricardo Cawor dkk

Danu menjelaskan proses evakuasi dilakukan secara hati-hati mengingat orang utan merupakan satwa yang dilindungi. Petugas tidak bisa melakukan penanganan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan kondisi dan keselamatan satwa.

Setelah satwa berhasil dikembalikan, manajemen Solo Safari langsung melakukan evaluasi. Sistem pengamanan juga akan diperketat untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

"Setelah situasi terkendali, aspek prosedur dan sistem pengamanan diperketat. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk penguatan pengamanan guna memastikan kejadian serupa dapat diminimalkan di kemudian hari," jelas Danu.

Dia menambahkan, kondisi orang utan setelah berhasil dievakuasi dalam keadaan terkendali dan selanjutnya mendapat penanganan dari petugas kesehatan hewan Solo Safari.

Sementara itu, penyebab orang utan tersebut bisa keluar dari kandang hingga saat ini masih dalam proses penelusuran. Manajemen belum menyimpulkan adanya faktor tertentu yang menjadi penyebab kejadian tersebut.

"Kami meminta maaf atas kejadian ini. Dan akan meningkatkan keamanan," tandasnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Madura United di Liga 1: Belasan Pemain Dilepas, Aroma Persib Bandung dan Persebaya Surabaya Terasa

Kejadian tersebut sebelumnya sempat membuat panik warga dan pengguna jalan di sekitar Jalan KH Maskyur. Sejumlah warga memilih menutup warung dan mengamankan diri saat orang utan bergerak mendekati kawasan aktivitas masyarakat.

Manajemen Solo Safari memastikan evaluasi menyeluruh dilakukan setelah kejadian tersebut. Penguatan sistem pengamanan menjadi perhatian utama agar keselamatan pengunjung, masyarakat sekitar, petugas, sekaligus satwa tetap terjamin. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
orang utan Solo Safari