RADARSOLO.COM – Anggota DPRD Kota Surakarta dari daerah pemilihan (dapil) Laweyan, Wahyu Haryanto, menjenguk dua anak yang menjadi korban kebakaran home industry mebel di sekitar SMK Batik 2 Solo. Kedua korban masih menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami luka bakar dalam kejadian tersebut.
Wahyu terlebih dahulu menjenguk korban D, 15, yang dirawat di RS Panti Waluyo Solo. Setelah itu, dia mendatangi RS Islam Surakarta (Yarsis) untuk melihat kondisi korban lainnya, F, 14.
D diketahui merupakan siswa kelas I SMA, sedangkan F merupakan siswa kelas III SMP. Keduanya mengalami luka bakar setelah terjebak dalam kebakaran yang terjadi di home industry mebel di sebelah barat SMK Batik 2 Solo.
Baca Juga: Update Bursa Transfer Liga 2: Andy Harjito Jadi Rekrutan Baru Persis Solo, Siap Bantu Laskar Sambern
Wahyu mengatakan, saat menjenguk D, dirinya sempat mendengar langsung cerita korban mengenai kronologi kejadian. D mengaku sedang bermain bersama sejumlah teman, termasuk F, ketika kebakaran terjadi.
Tiba-tiba terdengar teriakan warga yang meminta pertolongan karena api mulai membesar. D kemudian berusaha membantu memadamkan api dengan menyiramkan air menggunakan ember.
Sementara itu, F berusaha menyelamatkan telepon selulernya dengan naik ke lantai atas. D kemudian menyusul F. Namun, situasi berubah ketika api semakin membesar.
“D ini sempat memadamkan api dengan menyiram air pakai ember. Sedangkan temannya, F, naik ke atas untuk menyelamatkan HP. Lalu D mengikutinya. Tapi tak lama api membesar,” ungkap Wahyu.
Baca Juga: Persis Solo Resmi Rekrut Yon Baghi, Winger Muda Persebata Lembata Siap Bawa Persis Promosi ke Liga 1
Menurut Wahyu, D tetap menunggu F meski situasi semakin berbahaya. Keduanya kemudian berusaha menyelamatkan diri dari lokasi kebakaran.
“D tetap menunggu F, tidak mau meninggalkan. Lalu mereka menerobos api untuk menyelamatkan diri,” imbuhnya.
Wahyu menyebut kondisi D relatif lebih baik. Luka bakar yang dialami D terutama terdapat pada bagian kaki dan dinilai tidak terlalu parah.
Sementara itu, kondisi F lebih serius. F disebut mengalami luka bakar sekitar 25 persen dan masih menjalani perawatan di RS Islam Surakarta.
“Secara luka bakar D ini menurut saya tidak parah, melepuh di kaki sedikit. Yang agak parah yaitu luka bakar 25 persen yang F, yang dirawat di RS Islam Surakarta. Saya kebetulan tadi juga sudah menjenguk korban F di rumah sakit,” paparnya.
Selain menjenguk kedua korban, Wahyu turut memberikan perhatian kepada keluarga mereka. Dia berharap kedua anak tersebut segera pulih dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
Dalam kesempatan tersebut, Wahyu juga menyebut sempat bertemu dengan Wali Kota Surakarta Respati Ardi yang datang bersama ajudannya untuk melihat kondisi korban.
“Sempat ketemu dengan Mas Wali Kota datang bersama ajudannya. Kebetulan saya juga sedang menjenguk korban, dan sempat komunikasi dengan Mas Wali Kota karena ada dua korban anak yang mengalami luka bakar,” kata Wahyu.
Baca Juga: Demo 27 Agustus 2026: Cek Daftar Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif Agar Tak Terjebak Macet
Kebakaran terjadi di sebuah home industry mebel di pinggir Jalan Sere I, Tunggulsari RW 016, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Selasa (25/8) siang.
Wahyu yang berada di lokasi saat kejadian mengatakan api berhasil dikendalikan petugas pemadam kebakaran sekitar pukul 11.05 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua anak mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis. (atn/nik)
Editor : Niko auglandy