Siap Tempur Bidik Juara Umum Popda Jateng, Ratusan Pelajar Solo Pamitan Di Loji Gandrung

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 18:53 WIB
Pelepasan atlet Solo yang akan tampil di ajang Popda Jateng di Loji Gandrung, Jumat (28/8). (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)
Pelepasan atlet Solo yang akan tampil di ajang Popda Jateng di Loji Gandrung, Jumat (28/8). (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Kontingen Kota Solo diperkuat 352 atlet dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah 2026 di Semarang.

Sebelum tampil, mereka pamitan di Loji Gandrung, Jumat (28/8).

Para pelajar dari jenjang SD-SMA sederajat ini disiapkan untuk menjadi juara umum.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah VI Jateng Agung Wijayanto mendukung penuh para atlet yang akan membawa nama Kota Solo di tingkat Jawa Tengah.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Popda tidak semata-mata mengejar medali, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter pelajar.

Baca Juga: Lukisan Tiga Generasi Beralas Daun Lontar Hiasi Pameran Sejanur Nusantara di TBJT

“Melalui olahraga, para pelajar belajar tentang disiplin, kerja keras, sportivitas, tanggung jawab, dan semangat pantang menyerah,” kata Agung.

Ia berpesan agar seluruh atlet tampil percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

Para pelajar juga diminta menjaga nama baik Kota Surakarta serta menunjukkan sikap sebagai generasi muda yang berkarakter.

Agung menegaskan, Cabdin Pendidikan akan terus mendukung pembinaan potensi peserta didik, termasuk di bidang olahraga.

Menurutnya, prestasi nonakademik menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan pelajar.

“Berjuang dengan semangat, bertanding dengan sportivitas, dan pulang membawa prestasi,” tegasnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Rini Kusumandari menambahkan, kontingen Solo diperkuat 352 atlet dan pelatih.

Mereka akan turun dalam 21 cabang olahraga (cabor). Sebelum ditetapkan sebagai bagian dari kontingen, para atlet juga telah menjalani proses seleksi bersama pengurus kota (pengkot) masing-masing cabang olahraga.

“Memang sebelumnya sudah ada Popda tingkat kota, tetapi ada tes dan seleksi lagi. Untuk proses seleksi kami serahkan kepada cabor masing-masing,” jelas Rini.

Baca Juga: Lokasi Judi Kasino Di Sukoharjo Pernah Diadukan Ke DPRD, Kini Tak Ada Aktivitas

Rini mengatakan, Solo membidik posisi juara umum pertama.

Kendati demikian, pihaknya menyadari persaingan antar kabupaten/kota di Jawa Tengah cukup ketat karena sejumlah daerah memiliki kekuatan atlet yang tidak kalah bagus.

“Optimisnya kami juara satu, tetapi kami juga melihat kekuatan kabupaten/kota lain yang bagus. Harapannya bisa maksimal. Kalau tidak juara umum satu, minimal juara umum dua,” ujarnya.

Rini menyebut pada Popda sebelumnya Solo belum berhasil menjadi juara umum pertama. 

Tahun ini, persaingan juga memiliki format berbeda karena kategori SD dan SMP tidak lagi dipisahkan, melainkan tergabung dalam Popda tingkat provinsi.

Rini berharap seluruh cabang olahraga mampu menyumbangkan prestasi dan mengantarkan Kota Bengawan kembali memboyong juara umum. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
pelepasan altet solo loji gandrung popda jateng