Aktivitas Sepeda di Jalan Dikeluhkan Warga Solo, Respati Minta Semua Patuhi Aturan

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:58 WIB

ilustrasi pengendara sepeda tengah melintasi jalanan di pusat kota

ilustrasi pengendara sepeda tengah melintasi jalanan di pusat kota

RADARSOLO.COM – Aktivitas bersepeda malam memang menjadi sebuah fenomena menarik dalam beberapa tahun terakhir. Namun kegiatan itu tidak jarang dikeluhkan oleh pengguna jalan lainnya, sehingga harus ada pembenahan demi kepentingan dan keamanan semua pengguna jalan.

Salah seorang pengguna jalan, Andika Kusuma melihat pemerintah perlu sedikit menertibkan para pesepeda yang sering menggunakan jalur cepat saat melintas di jalanan Kota Solo. Jalur cepat agaknya berisi banyak kendaraan yang melintas dengan cukup kencang, karena itu dia memandang rawan terjadi kecelakaan jika sejumlah lajurnya dipakai pesepeda tanpa pengamanan khusus.

“Kadang ya bahaya juga, kita pas mau nikung tiba-tiba ada sepeda masuk ke jalur cepat. Apa lagi kalau sudah banyak jumlahnya, tidak jarang malah bikin macet,” terangnya, Minggu (30/8).

Baca Juga: Persis Solo Youth Tetap di Kasta Teratas EPA,  Walau Tim Senior Terdegradasi 

Aktivitas pesepeda yang juga dianggap berbahaya oleh pengguna jalan lainnya adalah saat mereka melintas di atas Flyover baik Manahan atau Purwosari. Padahal, dua infrastruktur jalan itu sejak awal memang dilarang untuk dilewati kendaraan tidak bermotor, namun faktanya tidak sulit menemukan pesepeda melintas di atasnya.

“Banyak yang lewat flyover, berjajar pula, kan bahaya,” hemat Bangkit Budi, pengguna jalan lainnya.

Baca Juga: Persis Solo Youth Tetap di Kasta Teratas EPA,  Walau Tim Senior Terdegradasi 

Menyikapi keluhan itu, Wali Kota Solo Respati Ardi meminta semua pihak agar selalu mematuhi aturan yang berlaku demi keamanan bersama. Sebelumnya dirinya juga sempat meminta pada masyarakat yang gemar bersepeda agar hati-hati dalam melintas dan tertib aturan agar tidak menimbulkan potensi laka lantas di jalan raya.

“Kota Solo ini kota milik bersama, mari kita hargai sesama pengguna jalan. Ini berlaku untuk siapapun,” tegas Respati. (ves/nik)

 

Editor : Niko auglandy
sepeda Respati