RADARSOLO.COM – Aktivitas berangkat kerja dan sekolah di Jalan Sumpah Pemuda, Mojosongo, Jebres, Solo seketika berubah mencekam, Rabu (2/9/2026).
Di tengah kepadatan kendaraan, suara benturan benda keras mengagetkan warga setempat.
Tak lama kemudian disusul suara tangisan anak-anak.
"Sekitar jam 7-an. Itu orang-orang berangkat kerja sama sekolah. Tadi terdengar anak-anak kecil menangis," kata Eki, warga setempat.
Eki lalu mengecek sumber suara. Matanya langsung terbelalak melihat sejumlah sepeda motor ringsek bertumpuk.
Baca Juga: Ditabrak Truk Crane, Enam Sepeda Motor Ringsek Bertumpuk di Jalan Sumpah Pemuda Mojosongo Solo
Bersama warga lainnya, Eki bergegas memberikan pertolongan.
"Ada anak yang saya Tarik (dari posisi terjepit sepeda motor). Ada ibu juga yang jatuh bersama anaknya," ungkapnya.
Warga kemudian berusaha menenangkan para korban. Air putih diberikan kepada korban yang masih dalam kondisi sadar sambil menunggu bantuan medis datang.
Eki menyebut bebera aorang mengalami luka cukup parah. Meski begitu, tidak ada korban yang meninggal dunia saat kejadian.
Para korban kecelakaan segera dievakuasi menuju rumah sakit terdekat.
Berdasarkan informasi dari warga sekitar, terdapat enam sepeda motor yang ringsek tertabrak truk crane.
"Yang parah empat (sepeda motor). Yang dua hanya lecet-lecet," tutur Eki.
Saksi lainnya, Sari Nuraini mengatakan, dirinya juga mendengar suara benturan beruntun.
Menurut dia, truk crane melaju dari dari arah belakang kendaraan lainnya saat kondisi lalu lintas sedang ramai.
Baca Juga: Dua Pekan Jelang KickOff Liga 2 2026/2027, Finishing Masih Jadi PR Kendal Tornado FC
"Dari belakang, lalu langsung kelotak-kelotak (suara benturan truk crane menabrak sepeda motor," kata Sari.
Ditambahkan Sari, seorang korban mengalami luka cukup serius. Mengalami patah pada kedua kaki dan pendarahan di bagian telinga.
Proses mengevakuasi korban tidak mudah karena posisi mereka terjepit tumpukan sepeda motor.
"Diangkat ramai-ramai. Baru bapaknya (yang mengalami patah tulang kaki) bisa ditarik," jelas Sari.
Adapula korban yang membawa dua anak. Beruntung, mereka hanya mengalami lecet-lecet.
Diberitakan, truk crane terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Sumpah Pemuda diduga karena mengalami kerusakan sistem pengereman alias rem blong. (atn)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com