TPA Putri Cempo Membara, Api Berkobar di Blok D, Bagaimana Nasib Warga?

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 18:48 WIB
Kobaran api membakar area Blok D TPA Putri Cempo Solo (M Ihsan/Radar Solo)
Kobaran api membakar area Blok D TPA Putri Cempo Solo (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – TPA Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, membara pada Rabu (2/9/2026) petang. Kobaran api terlihat cukup besar di Blok D kawasan TPA. Namun, titik kebakaran disebut masih jauh dari permukiman warga sehingga sejauh ini belum berdampak langsung terhadap masyarakat sekitar.

Informasi kebakaran pertama kali diketahui warga yang melihat kobaran api di kawasan TPA. Mereka kemudian melaporkannya kepada petugas sampah yang berada di lokasi. Informasi tersebut diteruskan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surakarta untuk dilakukan pemadaman.

“Kebakarannya barusan. Di Blok D, tetapi sudah ada damkar yang turun,” ujar Ketua RW 39 Kelurahan Mojosongo, Jebres, Andri Priyatno, Rabu malam.

Baca Juga: Bau Menyengat TPA Putri Cempo Banjir Keluhan, Pemkot Solo Tawarkan IPAL Lindi

Petugas pemadam kebakaran bersama personel lain masih berjibaku menjinakkan api. Proses pemadaman menghadapi tantangan karena angin bertiup cukup kencang sejak Rabu petang hingga malam.

Kondisi tersebut membuat api berpotensi cepat merembet ke bagian lain kawasan TPA. Petugas pun terus berupaya melokalisasi titik api agar kebakaran tidak meluas.

Baca Juga: Barista asal Sragen Sekap Gadis Solo hingga Hamil, Ancam Pakai Senjata Api

Meski kobaran api cukup besar, warga di sekitar TPA Putri Cempo untuk sementara masih dalam kondisi aman. Jarak titik kebakaran dari permukiman membuat api belum mengancam rumah warga.

“Jauh dari permukiman warga, kalau dari PLTSa-nya agak dekat. Dampak ke warga sementara belum ada, asapnya mengarah ke arah lain. Semoga cepat padam,” harap Andri.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung. Belum ada laporan mengenai korban maupun dampak langsung terhadap permukiman warga. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
pltsa tpa putri cempo permukiman kebakaran sampah