22 Armada Damkar Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

Antonius Christian • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 00:00 WIB
Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Rabu (2/9) malam. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
Kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Rabu (2/9) malam. (M. IHSAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kebakaran besar melanda gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Rabu (2/9) petang. Besarnya kobaran api membuat petugas mengerahkan sedikitnya 22 armada pemadam kebakaran dan kendaraan pendukung dari berbagai daerah untuk menangani kebakaran tersebut.

Armada yang diterjunkan tidak hanya berasal dari Kota Solo. Sejumlah daerah di Soloraya hingga Magelang turut mengirimkan bantuan untuk memperkuat upaya pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Solo Ari Dwi Daryatmo mengatakan, dari Kota Solo sendiri sedikitnya delapan armada diterjunkan ke lokasi.

"Jadi, hari ini ada beberapa unit dari sekitar Solo yang membantu kita. Dari Damkar ada delapan unit, terdiri dari lima tangki dan tiga rescue," kata Ari saat ditemui di TPA Putri Cempo, Rabu (2/9).

Baca Juga: Ratusan Masker Dibagikan ke Warga Plesungan Terdampak Asap Kebarakan TPA Putri Cempo, Pemdes Siapkan Posko

Bantuan juga datang dari Damkar Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, Boyolali, dan Klaten.

Selain mobil pemadam kebakaran, penanganan juga diperkuat dengan dua unit water cannon milik Polri, satu unit kendaraan dari Kodim, satu armada PMI Surakarta, serta tambahan satu armada dari Magelang.

"Polri mengerahkan dua unit water cannon, kemudian dari Kodim satu unit, PMI Surakarta satu unit. Ada tambahan juga dari Magelang satu unit," ujarnya.

Baca Juga: Catatan Kelam Kebakaran TPA Putri Cempo Solo dari Masa ke Masa, Bom Waktu Gas Metana yang Terus Membara

Meski puluhan armada telah dikerahkan, hingga Rabu malam kobaran api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang membuat api dengan cepat merambat di antara gunungan sampah.

"Kalau melihat kondisi sekarang, api memang masih belum bisa padam. Kami masih berkoordinasi dengan pemadam kebakaran untuk bisa memadamkan," jelasnya.

Selain angin, kondisi medan di TPA Putri Cempo juga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Akses menuju titik-titik api tidak mudah karena kontur dan kondisi gunungan sampah membuat armada pemadam kesulitan menjangkau seluruh area yang terbakar.

"Kendalanya karena memang kondisi di Putri Cempo seperti itu. Aksesnya memang agak kesulitan untuk masuk. Anginnya tadi sore juga lumayan kencang, jadinya kebakaran cepat sekali merambat," beber Ari.

Baca Juga: Nany Widjaja Wajib Tanggung Jawab Kerugian PT JFC Rp 21 M hingga Harta Pribadi

Berdasarkan pemantauan BPBD, kebakaran sementara terjadi di dua blok TPA Putri Cempo, yakni Blok B dan Blok D.

"Kalau untuk pantauan dari kami sementara di Blok B dan D," tuturnya.

Baca Juga: Sejarah TPA Putri Cempo Solo, Kini Terbakar Lagi: Gunung Sampah Sejak 1986 hingga Transformasi PLTSa

Sementara itu, Wali Kota Solo Respati Ardianto mengatakan pemerintah kota masih melakukan mitigasi dan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Dia meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai sumber api sebelum proses pemeriksaan selesai dilakukan.

"Kita masih belum memitigasi karena ada titik awal di sana. Tadi sudah kita mitigasi, tapi saya tidak ingin berspekulasi. Nanti setelah selesai baru kita rilis dari BPBD," kata Respati.

Baca Juga: 1.000 KK di Plesungan Karanganyar Terdampak Kebakaran TPA Putri Cempo

Informasi awal menyebut titik api pertama kali muncul di Blok D. Kobaran kemudian merambat ke Blok B akibat tiupan angin yang cukup kencang.

"Informasi awal ada satu blok, iya, Blok D. Tapi karena besarnya angin merambat ke blok sebelahnya," ujarnya.

Untuk mencegah api meluas ke area lainnya, petugas telah membuat barrier atau sekat di sekitar lokasi kebakaran.

"Kita sudah membuat barrier, lingkaran, agar supaya api tidak menyebar menjalar ke yang lain. Iya, dari Blok D ke Blok B," pungkasnya.

Hingga malam hari, petugas gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (atn/nik)

Editor : Niko auglandy
putri cempo kebakaran solo