Api TPA Putri Cempo Belum Padam, Polisi Kerahkan Water Cannon dan Tim Medis

Antonius Christian • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 18:42 WIB
Petugas damkar menyemprotkan air ke gunungan sampah TPA Putri Cempo yang terbakar. (Arief Budiman/Radar Solo)
Petugas damkar menyemprotkan air ke gunungan sampah TPA Putri Cempo yang terbakar. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kebakaran gunungan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Jebres, Solo, membuat petugas gabungan berjibaku sejak Rabu (2/9) malam. Polresta Solo turut mengerahkan dua unit water cannon untuk membantu proses pemadaman.

Kobaran api membakar tumpukan sampah di Blok B dan C TPA Putri Cempo. Asap tebal membumbung dari gunungan sampah yang terbakar. Sejumlah armada pemadam kebakaran dari wilayah Solo Raya juga dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.

Penanganan kebakaran dipantau langsung Kapolresta Solo Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo. Dia berada di lokasi bersama personel gabungan untuk memastikan proses pemadaman berjalan dan api tidak meluas.

Baca Juga: Bagikan Puluhan Paket Sembako Hasil Live TikTok, Kanjeng Pangeran Setiawan: Bentuk Kepedulian Sesama

Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani mengatakan, dua unit water cannon dikerahkan untuk membantu petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke titik-titik api. Masing-masing unit berasal dari Brimob Polda Jawa Tengah dan Polresta Solo.

"Semoga kebakaran di lokasi TPA Putri Cempo dapat segera teratasi," kata Lingga, Kamis (3/9) pagi.

Selain water cannon, Polresta Solo menyiagakan tim medis dari Dokkes Polresta Surakarta. Tim tersebut bertugas memantau kondisi kesehatan personel maupun masyarakat di sekitar lokasi, terutama untuk mengantisipasi dampak asap tebal dari kebakaran gunungan sampah.

Baca Juga: Kebakaran TPA Putri Cempo Meluas, 6 Hektare Terbakar dan Butuh Sepekan untuk Padam

"Selain menerjunkan water cannon, kami juga menyiagakan tim medis dari Dokkes Polresta Surakarta. Ini untuk memastikan kondisi kesehatan, terutama dampak asap yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut," ujar Lingga.

Tim medis melakukan pemantauan kondisi kesehatan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap dari gunungan sampah yang terbakar.

Sementara itu, kepolisian belum dapat memastikan penyebab kebakaran. Petugas masih fokus melakukan pemadaman sehingga pemeriksaan menyeluruh terhadap titik awal api belum dapat dilakukan.

"Untuk penyebabnya belum diketahui. Kami belum bisa memastikan karena api masih belum padam," jelasnya.

Berdasarkan informasi awal, api mulai terlihat sekitar pukul 18.00. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pengelola TPA, yang meneruskannya kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo.

Sekitar pukul 18.15, armada pemadam kebakaran mulai tiba di lokasi dan melakukan penanganan.

Lingga mengatakan, Polresta Surakarta bersama petugas gabungan masih melakukan pemantauan hingga api benar-benar padam. Pemeriksaan untuk mengetahui titik awal dan penyebab kebakaran akan dilakukan setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman.

"Polresta Solo bersama petugas gabungan masih melakukan pemantauan di lokasi hingga api benar-benar padam. Pemeriksaan terkait penyebab kebakaran akan dilakukan setelah kondisi dinyatakan aman," pungkas Lingga. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
water cannon tpa putri cempo polresta solo kesehatan sampah