Asap TPA Putri Cempo Masih Terlihat, 74 Warga Mojosongo Sudah Tinggalkan Pengungsian

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:42 WIB
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau pengungsi terdampak kebakaran TPA Putri Cempo Rabu malam (2/9/2026).
Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau pengungsi terdampak kebakaran TPA Putri Cempo Rabu malam (2/9/2026).

RADARSOLO.COM – Sebanyak 74 warga RW 39, Jatirejo, Kelurahan Mojosongo, Solo, yang sempat mengungsi akibat terdampak asap kebakaran TPA Putri Cempo, kini telah kembali ke rumah masing-masing. Kendati demikian, Kelurahan Mojosongo masih menyiagakan sarana dan prasarana untuk mengantisipasi jika warga kembali membutuhkan tempat pengungsian.

Lurah Mojosongo Katarina Kartika mengatakan, puluhan warga tersebut dievakuasi ke Pendapa Kelurahan Mojosongo saat asap tebal menyelimuti permukiman pada Kamis (3/9/2026). Mayoritas pengungsi merupakan anak-anak dan lansia.

Baca Juga: Tiga Sungai Raksasa Kalimantan Makin Menyusut, Krisis Mulai Mengintai dari BBM hingga Pangan

Sebagian warga sempat menginap di pendapa karena kondisi udara belum memungkinkan untuk kembali ke rumah. Namun, secara bertahap mereka mulai kembali ke rumah maupun mengungsi sementara di tempat keluarga.

"Saat asap tebal kemarin warga terutama anak-anak dan lansia dari RW 39 diungsikan ke kelurahan. Secara bertahap mereka sudah balik ke rumah sendiri atau ke tempat saudara. Yang menginap hanya dua lansia. Tetapi Jumat ini sudah balik," kata Katarina, Jumat (4/9/2026).

Baca Juga: Operasional SPPG di Klaten Dihentikan Usai 64 Siswa Diduga Keracunan MBG, Bahan Ikan Kemasan Disorot

Meski seluruh warga telah meninggalkan lokasi pengungsian, pihak kelurahan belum mencabut status siaga. Sarana dan prasarana kelurahan tetap disiapkan jika sewaktu-waktu warga kembali membutuhkan tempat evakuasi.

Pemantauan terhadap kondisi warga juga terus dilakukan, termasuk kebutuhan logistik seperti makanan, obat-obatan, dan masker. Langkah tersebut dilakukan mengingat kepulan asap dari kawasan TPA Putri Cempo masih terlihat di sejumlah titik.

"Masih terus kita pantau. Untuk kebutuhan warga juga terus diupayakan, termasuk antisipasi asap dari kebakaran," ujarnya.

Baca Juga: Medan Sulit Dijangkau, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Solo Astrid Widayani meninjau langsung warga RW 39 Jatirejo yang mengungsi di Kantor Kelurahan Mojosongo, Kamis (3/9) sore.

Astrid memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, yakni anak-anak, lansia, ibu hamil, dan ibu menyusui. Mereka dinilai membutuhkan perhatian lebih selama terdampak asap kebakaran.

"Saya fokus kepada lansia, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak. Untuk sementara warga tetap di kantor kelurahan sampai situasinya aman," kata Astrid saat itu.

Pemkot Solo memastikan kebutuhan dasar warga selama mengungsi terpenuhi. Selain makanan dan tempat beristirahat, kebutuhan khusus kelompok rentan juga menjadi perhatian.

Khusus bagi anak-anak, kebutuhan seperti popok, susu, makanan, dan perlengkapan lainnya disiapkan selama berada di pengungsian.

"Yang kita pastikan bukan hanya warga bisa mengungsi, tetapi selama di sini kebutuhan mereka tercukupi. Terutama anak-anak, lansia, ibu hamil dan ibu menyusui harus mendapat perhatian lebih," tegas Astrid. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
kelompok rentan tpa putri cempo pengungsi kebakaran logistik