Tinjau Kebakaran di TPA Putri Cempo Solo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Keselamatan Warga Diprioritaskan

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 13:41 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) didampingi Walikota Solo Respati Ardi meninjau langsung penanganan musibah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Sabtu (5/9/2026). (PEMPROV JATENG)
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (kiri) didampingi Walikota Solo Respati Ardi meninjau langsung penanganan musibah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Sabtu (5/9/2026). (PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM— Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meninjau langsung penanganan musibah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Kota Solo, Sabtu (5/9/2026).

Ia memastikan percepatan pemadaman bara api serta perlindungan kesehatan bagi warga sekitar lokasi terus berjalan optimal.

“Tadi sudah kita rapatkan secara singkat dengan Walikota dan stakeholder, jangan sampai terulang kembali dan kita utamakan keselamatan warga," tegas Luthfi didampingi Walikota Solo Respati Ardi, di sela-sela peninjauan.

Baca Juga: Pengentasan Kemiskinan di Jateng Sukses Tekan Angka Warga Miskin, Langkah Gubernur Ahmad Luthfi Panen Apresias

Luthfi memaparkan bahwa penanggulangan kebakaran di TPA Putri Cempo harus dijalankan secara terpadu dengan melibatkan Pemprov Jateng, Pemkot Solo,TNI, dan Polri.

Berdasarkan pemutakhiran data di lapangan, luas area terdampak kebakaran mencapai kurang lebih 4,4 hektare.

Memasuki hari ketiga, bara api terdeteksi masih menyala di lapisan dalam timbulan sampah.

Proses pemadaman di area permukaan dan lapisan dalam dikerahkan oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran Solo beserta armada bantuan lintas daerah.

Selain itu, jajaran kepolisian mengerahkan dua unit water cannon, serta dukungan helikopter untuk skema water bombing.

Gubernur juga telah bersurat secara resmi kepada Mabes TNI untuk penguatan dukungan armada helikopter guna mempercepat proses pemadaman.

Baca Juga: Tembus 6,69 Juta Ton hingga Agustus, Gubernur Luthfi Optimistis Target Produksi Padi Jateng Tercapai

“Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus," pinta Luthfi.

Sistem pemadaman teknis di lapangan mengombinasikan metode spray dan injeksi langsung ke dalam tumpukan sampah guna menjangkau titik pusat api.

Luthfi menekankan agar insiden di TPA Putri Cempo menjadi bahan evaluasi kewaspadaan bagi seluruh daerah di Jawa Tengah dalam menghadapi musim kemarau panjang.

Posko Kesehatan 24 Jam dan Pemantauan Kualitas Udara

Guna menjamin perlindungan warga dari bahaya asap, Pemprov Jateng mengerahkan tim medis dan dokter dari RSUD dr. Moewardi Surakarta serta RSJD Arief Zainuddin Surakarta untuk membuka layanan Dokter Spesialis Keliling (Speling). 

Baca Juga: Jateng Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional XXXI 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Sukses Penyelenggaraan dan Pres

Petugas kesehatan disiagakan selama 24 jam penuh di sekitar kawasan TPA Putri Cempo.

Bantuan logistik berupa bahan pangan serta masker juga telah dibagikan kepada warga dan petugas operasional di lapangan.

"Kementerian Lingkungan Hidup juga sudah menurunkan mobil untuk memantau kualitas udara. Kami tidak ingin implikasi kebakaran ini berdampak kepada masyarakat di sekitarnya," paparnya.

Sebagai informasi, titik api pertama di TPA Putri Cempo terdeteksi sejak Rabu (2/9/2026) dan dengan cepat merembet ke tumpukan sampah di lokasi.

Proses penanganan melibatkan tim pemadam kebakaran gabungan se-Soloraya, Kota Semarang, TNI, dan Polri.

Baca Juga: Buka Popda Jateng 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Minta 7 Ribu Atlet Pelajar Jaga Sportivitas

Berdasarkan data pengelolaan, volume sampah di Kota Solo mencapai 421,48 ton per hari, dengan proporsi sampah terkelola sebesar 49,73 ton per hari (11,80 persen) dan sampah tidak terkelola mencapai 371,75 ton per hari (88,20 persen).

Skema pengolahan sampah kota juga didukung oleh operasional Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) untuk konversi energi listrik. (wa) 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Pemprov Jateng
dampak kebakaran keselamatan warga walikota solo respati ardi tpa putri cempo Gubernur Jateng Ahmad Luthfi