Gadeng Anak Muda, Golkar Jateng Bidik Tambah Kursi di Pemilu 2029

Antonius Christian • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 16:22 WIB
Pengurus Partai Golkar Jateng 2025-2030 dilantik, Minggu (6/9/2026). (A Christian/Radar Solo)
Pengurus Partai Golkar Jateng 2025-2030 dilantik, Sabtu (6/9/2026). (A Christian/Radar Solo)

RADARSOLO.COM Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta kepengurusan DPD Partai Golkar Jawa Tengah periode 2025-2030 segera tancap gas. Targetnya jelas: memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendongkrak perolehan kursi pada Pemilu 2029.

Bahlil melantik jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Tengah di Grand Mercure Solo Baru, Sabtu (5/9/2026) malam. Pelantikan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah petinggi Partai Golkar, kepala daerah se-Solo Raya, pengurus partai politik di Jawa Tengah, serta perwakilan kader Golkar dari berbagai daerah.

Baca Juga: 5 Hari TPA Putri Cempo Belum Padam, Pertimbangkan Modifikasi Cuaca

Prosesi diawali pembacaan surat keputusan kepengurusan, kemudian dilanjutkan pengucapan sumpah jabatan oleh jajaran pengurus. Setelah resmi dilantik, mereka langsung dihadapkan pada pekerjaan rumah untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat paling bawah.

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah Mohammad Saleh mengatakan, konsolidasi organisasi dilakukan secara berjenjang setelah Musyawarah Daerah (Musda) tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Tahapan berikutnya menyasar struktur partai di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Kekeringan Parah, Warga Mriyan Boyolali Terpaksa Jual Sapi untuk Beli Air Bersih

“Musyawarah daerah (Musda) tingkat provinsi diselenggarakan pada 2025. Kemudian, dilanjutkan dengan musda di level kabupaten/kota dan muscab di tingkat kecamatan. Kami menargetkan pengurus partai di kecamatan di Jawa Tengah rampung menggelar muscab pada Oktober 2026,” kata Saleh.

Tak hanya mengejar penguatan struktur, Golkar Jateng juga mengusung regenerasi sebagai strategi menghadapi Pemilu 2029. Sekitar 60 persen komposisi kepengurusan diisi kalangan muda, sedangkan 40 persen lainnya merupakan kader senior.

Menurut Saleh, komposisi tersebut disiapkan untuk memperluas jangkauan partai di tengah dominasi pemilih dari kalangan milenial dan Generasi Z.

Baca Juga: Terdampak Kekeringan, Warga Lereng Merapi Mulai Beli Air Bersih Hingga Rp230 Ribu per Tangki Selama Dua Bulan

“Komposisi pengurus partai diisi kalangan anak muda sekitar 60 persen dan kalangan tua sekitar 40 persen. Kami menyadari kelompok generasi muda menjadi pemilih terbesar yang menjadi kunci dalam menatap Pemilu 2029,” ujarnya.

Dia mengatakan Golkar merupakan partai terbuka bagi masyarakat dengan beragam latar belakang. Karena itu, pengurus baru dituntut mampu membangun komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat sekaligus menggerakkan kader di masing-masing daerah.

Sementara itu, Bahlil menegaskan pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni. Setelah dilantik, seluruh jajaran diminta segera bekerja dan menjalankan program yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Bahlil juga meminta konsolidasi internal dilakukan secara menyeluruh, baik secara struktural maupun fungsional. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki posisi strategis dalam peta politik Golkar secara nasional.

“Kita pengen dengan pelantikan ini, teman-teman Jawa Tengah melakukan konsolidasi secara menyeluruh, baik struktural maupun fungsional. Target kita ke depan untuk Provinsi Jawa Tengah nambah kursi,” tegas Bahlil.

Dia bahkan menilai Jawa Tengah memiliki pengalaman politik yang penting untuk dipelajari dalam menghadapi kontestasi pemilu.

“Jawa Tengah itu luar biasa dan menarik. Ada istilah memenangkan pemilu harus belajar dari Jawa Tengah. Saya kerucutkan lagi menjadi Soloraya,” ujar Bahlil.

Target penambahan kursi tersebut menjadi tantangan pertama bagi kepengurusan baru Golkar Jateng. Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan, regenerasi kader, serta peningkatan keterlibatan generasi muda kini menjadi bagian dari strategi untuk menghadapi Pemilu 2029.

Dengan mesin partai yang ditargetkan semakin solid hingga tingkat bawah, kepengurusan baru Golkar Jateng dituntut membuktikan target tersebut melalui kerja politik konkret di masing-masing daerah. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
kursi pemilu 2029 konsolidasi Partai Golkar Musda