Bansos dan Desil Bermasalah, Warga Solo Bisa Lapor lewat "Mbak Desi Manis"

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 17:13 WIB
Petugas melayani persoalan kependudukan, termasuk bansos dan desil di CFD, Minggu (6/9/2026). (M Ihsan/Radar Solo)
Petugas melayani persoalan kependudukan, termasuk bansos dan desil di CFD, Minggu (6/9/2026). (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Tak perlu lagi bingung mengecek desil atau mengurus pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemkot Solo kini membuka layanan jemput bola melalui MBAK DESI MANIS (Mobile Bantuan Aktivasi IKD dan Desil).

Layanan tersebut diluncurkan di Solo Car Free Day (CFD), Minggu (6/9/2026). Selain membantu warga mengecek data desil, layanan ini memfasilitasi pemutakhiran DTSEN, pengusulan bantuan sosial (bansos) sesuai ketentuan, hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Surakarta Purwanti mengatakan, layanan tersebut dihadirkan untuk merespons banyaknya aduan masyarakat mengenai perubahan desil dalam DTSEN.

Baca Juga: 5 Hari TPA Putri Cempo Belum Padam, Pertimbangkan Modifikasi Cuaca

“Kita memberikan layanan secara proaktif. Khususnya untuk saat ini terkait banyaknya aduan masyarakat terkait perubahan desil dalam DTSEN. Selain itu Kota Surakarta jadi percontohan dalam perlinsos, maka salah satunya untuk bisa mengajukan itu adalah aplikasi IKD. Jadi kita hadir dalam memberikan beberapa layanan,” kata Purwanti.

Layanan MBAK DESI MANIS dapat diakses setiap Minggu pagi pukul 06.00-09.00 WIB. Selain di CFD Jalan Slamet Riyadi, layanan serupa tersedia di lima lokasi lain, yakni Pasar Klithikan Notoharjo, Kelurahan Mojo; Taman Cerdas Kelurahan Gilingan; CFD depan Kelurahan Pucangsawit; halaman Kantor Kelurahan Sondakan; serta sisi timur Singosaren Plaza, Kelurahan Kemlayan.

Baca Juga: MAKN Tegaskan Netral: Siang Temui PB XIV Mangkubumi, Malam Silaturahmi PB XIV Purbaya

Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk mengecek kondisi data desilnya. Jika ditemukan data yang tidak sesuai atau perlu diperbarui, warga akan mendapat fasilitasi pemutakhiran DTSEN sekaligus aktivasi identitas kependudukan secara digital.

“Manakala ada warga yang di desil 1-4 mendapatkan bantuan tetapi kok tiba-tiba desilnya meningkat atau naik, mereka langsung bisa melakukan perubahan secara online sekaligus aktivasi identitas kependudukan,” papar Purwanti.

Baca Juga: Kekeringan Parah, Warga Mriyan Boyolali Terpaksa Jual Sapi untuk Beli Air Bersih

Tak berhenti pada layanan akhir pekan, program jemput bola tersebut juga menyasar wilayah kecamatan dan kelurahan pada sore hari. Layanan digelar pukul 15.30-17.30 WIB secara bergiliran.

Uji coba dimulai di Kantor Kecamatan Banjarsari pada Senin (7/9), dilanjutkan Kantor Kelurahan Mojo pada Selasa (8/9), Kantor Kelurahan Sondakan pada Rabu (9/9), Kantor Kelurahan Jagalan pada Kamis (10/9), serta Kantor Kecamatan Serengan pada Jumat (11/9).

“Sudah ada jadwalnya masing-masing, nanti secara bergiliran,” bebernya.

Pelaksanaan MBAK DESI MANIS melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kecamatan, kelurahan, serta jajaran kewilayahan. Pemkot berharap warga memanfaatkan layanan tersebut untuk memastikan data sosial dan kependudukannya tetap akurat.

Akurasi data dinilai penting agar program perlindungan sosial dan bantuan pemerintah dapat disalurkan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria.

“Kita tugaskan lurah, camat, dan dinas terkait untuk jemput bola. Jika ada desil yang tidak sesuai, bansos yang tidak tepat, segera laporkan,” kata Wali Kota Surakarta Respati Ardi belum lama ini. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
Car Free Day Desil DTSEN digital kependudukan