4 Hektare TPA Putri Cempo Masih Terbakar, BNPB Targetkan Padam Sepekan

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 17:45 WIB
Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto
Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto

RADARSOLO.COM – Upaya pemadaman kebakaran TPA Putri Cempo terus dikebut. Memasuki hari keenam, tim gabungan kini mengandalkan satgas darat sebagai strategi utama untuk menjinakkan api, sembari menunggu tindak lanjut pengajuan modifikasi cuaca.

Kebakaran telah melanda sekitar 5,5 hektare dari total luas TPA Putri Cempo yang mencapai 17 hektare. Dari area yang terbakar tersebut, sekitar 1,5 hektare telah berhasil dikendalikan. Sementara sekitar 4 hektare lainnya masih dalam penanganan.

Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Riyanto mengatakan pengerahan personel dan armada dari jalur darat menjadi prioritas dalam jangka pendek. Jika kekuatan yang ada dinilai belum mencukupi, jumlah personel dan armada akan ditambah.

Baca Juga: Air Waduk Gajah Mungkur Surut, Kompleks Makam Kuno di Wuryantoro Wonogiri Kembali Bermunculan

“Jangka pendek ini kita utamakan satgas darat. Kalau personel dan armada kurang, kita tambah,” kata Agus, Senin (7/9/2026) siang.

Berdasarkan hasil pemantauan drone geothermal, hampir seluruh area yang terbakar masih memiliki titik api. Kondisi tersebut membuat pembuatan sekat sektoral untuk membatasi rambatan api belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Hasil pantauan drone geothermal, hampir seluruhnya terbakar sehingga pembuatan sekat sektoral belum bisa dilakukan,” jelasnya.

Untuk mendukung pemadaman dari darat, tim gabungan juga berkoordinasi mengerahkan alat berat. Peralatan tersebut akan digunakan untuk membuka akses menuju area yang terbakar sehingga petugas dapat menjangkau titik api dengan lebih maksimal.

Baca Juga: 28 Ribu Liter Air Diguyurkan dari Udara dengan Helikopter, Terus Sisir Titik Api TPA Putri Cempo

Sementara dari udara, operasi water bombing masih dilakukan untuk membantu menekan kobaran api. Opsi rekayasa atau modifikasi cuaca juga tengah dikaji sebagai bagian dari upaya mempercepat pemadaman.

“Operasi water bombing masih terus dilakukan untuk membantu menekan kobaran api di kawasan TPA,” kata Agus.

BNPB menargetkan kebakaran TPA Putri Cempo dapat dipadamkan dalam waktu sekitar satu pekan ke depan. Namun, Agus berharap proses tersebut bisa selesai lebih cepat.

“Targetnya seminggu ke depan harus padam. Syukur-syukur kurang,” bebernya. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
tpa putri cempo kebakaran modifikasi cuaca jalur darat