ARIB Datangi Rumah Jokowi di Solo, Sempat Adu Mulut dengan Relawan

Antonius Christian • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 16:05 WIB
ARIB menggelar aksi di depan rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (10/9/2026). (A Christian/Radar Solo)
ARIB menggelar aksi di depan rumah pribadi mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Kamis (10/9/2026). (A Christian/Radar Solo)

RADARSOLO.COM — Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) mendatangi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kamis (10/9). Mereka datang untuk menyampaikan sejumlah aspirasi sekaligus menyerahkan surat dan plakat kepada Jokowi.

Massa berjalan kaki dari jalan raya menuju gang yang mengarah ke rumah Jokowi. Mereka membawa sejumlah poster berisi kritik.

Setibanya di sekitar kediaman Jokowi, massa sempat terlibat adu mulut dengan sejumlah relawan Jokowi. Saling ejek mewarnai aksi tersebut. Namun, situasi tidak berkembang menjadi bentrokan setelah anggota Polresta Surakarta yang berjaga melakukan pengamanan.

Baca Juga: Naik Gunung Lawu via Jalur di Karanganyar Tak Lagi Titip KTP, Kini Mulai Terapkan E-Ticket

Perwakilan Paspampres kemudian menerima surat dan plakat yang dibawa massa untuk disampaikan kepada Jokowi. Keinginan massa bertemu langsung dengan Jokowi belum terealisasi.

Perwakilan Jokowi menyampaikan bahwa permintaan pertemuan harus dilakukan melalui prosedur, salah satunya dengan mengirimkan surat terlebih dahulu.

Setelah menunggu sekitar 30 menit tanpa bisa bertemu Jokowi, massa akhirnya membubarkan diri dan meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Harga Toyota Rush G 2006 Bekas Ternyata Cuma Segini, SUV Lawas yang Masih Menarik

Koordinator aksi ARIB Bangun Satoto mengatakan, kedatangan mereka ke rumah Jokowi bukan untuk membuat keributan. Mereka mengaku ingin menyampaikan aspirasi sebagai warga negara secara langsung.

“Kami ARIB pada hari ini ingin sampaikan sepucuk surat dan sebuah plakat untuk Jokowi. Belum lama Jokowi duduk sebelah kiri Budie Arie yang menyampaikan indikasi adanya makar. Karena itu kami sebagai anak bangsa tidak bisa tinggal diam,” ujar Bangun kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Kabel Internet di Gemolong Sragen Menjuntai, Leher Warga Sumberlawang Terjerat

Menurut dia, kedatangan ARIB juga sebagai bentuk pengingat kepada Jokowi. Terlebih, mereka menilai pengaruh Jokowi masih cukup kuat meski sudah tidak menjabat sebagai presiden.

Bangun menyebut pihaknya ingin menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Jokowi. Jika belum mendapat kesempatan bertemu, ARIB berencana kembali datang di lain waktu.

“Jika kami hari ini tidak bisa bertemu, akan datang lagi di lain waktu. Sebagaimana tadi di tempat ini, sampaikan bahwa niatan kami adalah untuk memanusiakan manusia kepada seorang Joko Widodo,” katanya.

Dia juga menjelaskan plakat yang dibawa dalam aksi tersebut. Menurut Bangun, plakat itu berisi pesan sebagai pengingat atas pernyataan Jokowi saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen.

“Plakat ini sebagai pengingat, karena belum lama Pak Joko Widodo juga memberikan sambutan di Pondok Pesantren Al-Falah Kebumen. Saat itu beliau juga menyampaikan beberapa filosofi dengan bahasa Indonesia,” tegasnya.

Bangun menambahkan, ARIB ingin mengingatkan Jokowi mengenai posisinya sebagai mantan Presiden RI sekaligus tokoh yang dinilai masih memiliki pengaruh dalam pemerintahan.

“Kami ingatkan kembali, Joko Widodo sebagai mantan Presiden Republik Indonesia yang ketujuh. Fakta juga membuktikan bahwa ternyata, meskipun beliau tidak menjabat sebagai presiden, tapi rezim beliau masih cukup kuat di negeri ini,” pungkasnya.

Sementara itu, ajudan Jokowi AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah memastikan surat dan plakat yang diserahkan massa telah diterima. Keduanya selanjutnya akan disampaikan kepada Jokowi.

“Surat dan plakat sudah diterima dan nantinya akan diserahkan ke Jokowi. Tadi sudah diterima dan dibaca dengan baik,” ujar Syarif.

Dia memastikan seluruh aspirasi, saran maupun masukan yang disampaikan massa akan diteruskan kepada Jokowi.

“Beliau pasti baca semua. Soal keinginan bertemu Jokowi, akan menyampaikan jadwal berikutnya. Kalau memang ada permintaan bertemu, pasti kami sampaikan. Tinggal nanti jadwalnya kapan, beliau yang memutuskan. Akan kami hubungi kembali,” tandasnya. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
filosofi jokowi aksi surat massa