Dua Pekan Pemadamkan Api, Bara TPA Putri Cempo Belum Aman

Silvester Kurniawan • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 18:21 WIB
Hampir dua pekan tim damkar bekerja keras padamkan api TPA Putri Cempo. (Arief Budiman/Radar Solo)
Hampir dua pekan tim damkar bekerja keras padamkan api TPA Putri Cempo. (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Hampir dua pekan pascakebakaran, tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo masih terus dikocori air. Ribuan liter air disemprotkan petugas setiap hari untuk memastikan bara di dalam timbunan benar-benar padam.

Kebakaran yang terjadi sejak Kamis (3/9/2026) tersebut kini hampir sepenuhnya terkendali. Namun, petugas gabungan belum bisa meninggalkan lokasi. Sejumlah titik di Blok B dan C masih mengeluarkan kepulan asap yang menandakan adanya panas atau bara di dalam timbunan sampah.

Baca Juga: Respons Penolakan MBG di Ponpes Istiqomah Mliwis, Satgas MBG Boyolali: Yayasan Boleh Menolak Secara Resmi

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Ari Dwi Daryatmo mengatakan, penanganan kebakaran saat ini sudah mendekati 100 persen. Area yang sebelumnya sulit dijangkau petugas juga telah ditangani tim gabungan.

"Hampir 100 persen sudah terkendali. Area yang sebelumnya tidak terjangkau sudah ditangani oleh tim gabungan," kata Ari.

Meski api telah berhasil ditekan, pembasahan masih terus dilakukan, terutama di Blok B dan C. Kepulan asap yang masih muncul menunjukkan adanya panas atau bara yang berpotensi memicu titik api baru.

Baca Juga: Derita Infeksi Usus Hingga Tak Bisa Beraktivitas, Bocah 10 Tahun di Wonogiri Diduga Ditelantarkan Orang Tua

"Blok B dan C masih ada kepulan asap, jadi masih terus kita injeksi dengan air karena masih berpotensi menimbulkan titik api," bebernya.

Status tanggap darurat bencana juga belum dicabut. Sesuai jadwal penanganan, proses pembasahan di kawasan TPA Putri Cempo masih akan berlangsung hingga 16 September.

"Sesuai jadwal kita, status tanggap darurat belum dicabut karena jadwal pembasahan masih sampai 16 September," jelas Ari.

Baca Juga: Sebatang Kara, Warga Sragen Diduga Jadi Korban Kapal Virgo Transport 8

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo Indradi menambahkan, penyemprotan air menjadi langkah antisipasi agar api tidak kembali muncul. Terlebih, cuaca panas membuat timbunan sampah tetap memiliki potensi terbakar.

"Antisipasi masih dilakukan. Cuaca suhu tinggi (panas) dan berpotensi menimbulkan api. Jadi penyemprotan masih terus dilakukan," kata Indradi.

Personel Damkar juga masih bersiaga di lokasi. Injeksi air dilakukan dengan menyasar bagian dalam timbunan sampah yang berpotensi menyimpan bara, terutama di Blok C dan D.

"Kami dari tim Damkar tetap bersiaga untuk melakukan injeksi, terutama di Blok C dan D," tegas Indradi. (ves)

Editor : Kabun Triyatno
api tpa putri cempo asap darurat sampah