RADARSOLO.COM – Sebanyak 10 mantan pekerja seks komersial (PSK) di Kelurahan Gilingan, Solo, mulai menata kehidupan baru dengan beralih profesi menjadi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka mendapat bantuan sarana usaha kuliner dari berbagai pihak, Senin (14/9).
Bantuan yang diberikan antara lain gerobak HIK, booth es teh, hingga etalase toko. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Kelurahan Gilingan membantu mantan PSK memiliki sumber penghasilan baru setelah meninggalkan pekerjaan sebelumnya.
Baca Juga: Dua Pekan Pemadamkan Api, Bara TPA Putri Cempo Belum Aman
Lurah Gilingan Galih Kusuma Atmaja mengatakan, 10 penerima manfaat berasal dari berbagai usia. Mayoritas merupakan warga ber-KTP Gilingan, meski terdapat pula penerima manfaat yang berasal dari wilayah lain.
“Ini program Mas Gilang Sukak Tomat (Masyarakat Gilingan Sukseskan PSK Tobat Maksiat), bantuan gerobak UMKM. Anggarannya dari DPK (Kelurahan), kemudian modal usaha dari Swiss Bell Hotel, dan dari Masjid Zayed ada bantuan beasiswa pendidikan untuk anak-anak penerima manfaat,” kata Galih.
Menurut dia, program tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan. Aktivitas usaha para penerima manfaat akan terus dipantau dan dibina agar usaha yang dirintis dapat berkembang dan berjalan berkelanjutan.
Program serupa juga terbuka untuk mantan PSK dari wilayah lain yang ingin beralih profesi. Kelurahan Gilingan akan berkoordinasi dengan kelurahan asal penerima manfaat dalam proses pembinaan.
Baca Juga: Sebatang Kara, Warga Sragen Diduga Jadi Korban Kapal Virgo Transport 8
“Mayoritas warga KTP Gilingan, tetapi ada juga yang KTP lain. Ini akan terus dilakukan agar bisa berkelanjutan,” paparnya.
Salah satu penerima manfaat, Nur, 52, mengaku senang mendapat bantuan tersebut. Gerobak usaha yang diterimanya akan digunakan untuk berjualan HIK di kampung tempat tinggalnya, Cinderejo, Gilingan.
“Terima kasih sudah dibantu. (Gerobak, Red) mau saya pakai untuk dagang di kampung saya,” ucapnya.
Wali Kota Surakarta Respati Ardi yang hadir dan menyerahkan bantuan secara langsung mengapresiasi program tersebut. Menurutnya, dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta penting untuk membantu penerima manfaat membangun kehidupan ekonomi yang lebih baik.
“Ini inovasi yang sangat luar biasa. Mari kita bantu, kita dampingi, agar berubah nasibnya,” kata Respati. (ves)
Editor : Kabun Triyatno